Recent Posts

Nawas : Penyalahgunaan "NARKOBA" di Kalangan Remaja Sudah Sangat "MENCEKAM"

Foto : Nawas

News Investigasi.com--

Editorial : Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan "Remaja" Sudah Sangat "Mencekam".............

Maraknya narkotika dan obat-obatan terlarang telah banyak mempengaruhi mental dan sekaligus pendidikan bagi para pelajar saat ini. Masa depan bangsa bergantung sepenuhnya pada upaya pembebasan kaum muda dari bahaya narkoba.

Narkoba telah menyentuh lingkaran yang semakin dekat dengan kita semua. Teman dan saudara kita mulai terjerat oleh narkoba yang sering kali dapat mematikan.

Sebagai makhluk Tuhan yang kian dewasa, seharusnya kitaberfikir jernih untuk menghadapi globalisasi teknologi dan yang berdampak langsung pada keluarga dan remaja penerus bangsa khususnya.

Bersama-sama dengan korupsi dan terorisme, merupakan kejahatan luar biasa. Ia punya daya rusak yang sungguh mengerikan sehingga wajib diperangi dengan cara-cara yang luar biasa

Mustahil disanggah, narkoba ialah salah satu musuh terganas, lawan paling kejam bagi masa depan bangsa. Tiada lagi sisi kehidupan di negeri ini yang masih terbebas dari serbuan narkoba. Ia menancapkan pengaruh jahatnya di mana-mana dan meracuni siapa saja.

Tak cuma telah lama mencengkeram masyarakat kebanyakan, narkoba sudah menjerat sebagian penyelenggara negara dan penegak hukum. Tidak sedikit polisi, jaksa, dan hakim yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba justru terjebak di dalamnya.

Kenikmatan yang mematikan dari narkoba bahkan telah menjerat kaum intelektual, termasuk guru besar bertitel profesor. Indonesia yang dulu sekadar menjadi transit peredaran narkoba internasional kini telah menjelma sebagai pasar, bahkan produsen, barang haram itu. Tidak salah kalau kita katakan bahwa negara ini sudah dalam situasi darurat narkoba.

Kenapa penyalahgunaan narkoba di negeri ini bukannya reda, melainkan malah kian merajalela? Pertanyaan itu sejatinya sudah usang, tetapi selalu relevan dikemukakan lantaran hingga detik ini belum ada jawaban nyata dari para pihak yang berkepentingan.

Kita yakin, amat yakin, mereka sebenarnya paham bahwa hanya ketegasan satu-satunya jawaban untuk meredam sepak terjang para penjahat narkoba. Namun, sudah teramat lama ketegasan itu tak jua dikedepankan.

Tegas kita nyatakan bahwa selama ini penegak hukum terlalu lembek memberantas narkoba. Hukum mereka jadikan komoditas, lahan basah untuk mengeruk fulus. Karena fulus, mereka berikan kepada pengedar, bandar, dan gembong narkoba keleluasaan mengendalikan bisnis laknat dari penjara

( NW )
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.