Recent Posts

Kompol Ewo Samono.SH Melaksanakan PAM Sidang Lanjutan Kasus Penistaan Agama

Foto : Kapolsek Tangerang Polres Meto Tangerang Kota Kompol Ewo Samono.SH bersama AKBP.Sucipto (Kabag Ops Polrestro Tangerang Kota dan anggota melaksanakan PAM Sidang Lanjutan Kasus Penistaan Agama di Pengadilan Tangerang.

News Investigasi.com--

Tangerang,-Untuk mengantisipasi dari berbagai macam gangguan kantibmas di pengadilan Tangerang dalam Sidang Lanjutan Kasus Penistaan Agama.Rabu (2/5/2018).

Terlihat oleh awak media News Investigasi.com Kapolsek Tangerang Polres Meto Tangerang Kota Kompol Ewo Samono.SH bersama AKBP.Sucipto (Kabag Ops Polrestro Tangerang Kota dan anggota melaksanakan PAM Sidang Lanjutan Kasus Penistaan Agama di Pengadilan Tangerang.

Dalm pelaksanaan Apel PAM Sidang lanjutan Penistaan Agama di Area Parkir Pengadilan Tangerang melibatkan 108 Pers gabungan Sat/Fung dan Polsek Jajaran Polresro Tangerang Kota dibawah kendali AKBP. SUCIPTO (Kabag Ops Polrestro Tng Kota).

Sebelum sidang dimulai dilakukan pemerikasaan terhadap para pengunjung yang akan memasuki area Pengadilan Tangerang.

Dalam sidang lanjutan Kasus Penistaan Agama (Pasal 45a ayat 2 UU RI No.19 tahun 2016p No.11 tahun 2008 dan Pasal 156a KUHP) dengan terdakwa Saudara ABRAHAM BEN MOSES di Ruang Sidang 1 Pengadilan Negeri Tangerang Jl. TMP. Taruna Kel. Sukasari Kec./Kota Tangerang yang dihadiri oleh Pok Ambon 30 org Pimpin. ALI (pihak dr kuasa hukum terdakwa) dan dari Ormas FPI (Kab.Tangerang sebanyak 20 orang dipimpin oleh HABIB HASAN AL KAFF serta Masyarakat pemerhati Hukum.

Adapun perangkat sidang sebagai berikut Hakim Ketua MUHAMAD DAMIS.SH, MH,Hakim Agt NELSON PANJAITAN,SH,Hakim Agt DR.HASANUDIN,SH,Panitera Pengganti IRWAN BAYUNI,SH,JPU ERLANGGA, SH & AGUS KURNIAWAN,SH,Kuasa Hukum NIKOLAS JOHAN KILYKILY, SH, URBANUS, SH & Partner.

Dengan agenda sidang yaitu Pledoi (Pembelaant dr Kuasa Hukum Terdakwa yang isinya antara lain :

Dakwaan terhadap terdakwa bersifat alternatif,dalam dakwaan tidak jelas, tidak lengkap dan tidak cermat dimana JPU tidak memenuhi syarat mareril,dimana tidak jelasnya waktu kejadiannya ada TKP nya.

Dalam persidangan PN Tangerang secara jelas dimuka umum melakukan penodaan agama yang mengakibatkan permusuhan/perselisihan antar agama yang diakui Negara Republik Indonesia.

Postingan yang dilakukan terdakwa bukan dilakukan secara sengaja untuk umum namun postingan terdakwa hanya untuk kalangan terdakwa saja.Apabila ada postingan diluar akun terdakwa berati bukan terdakwa yang melakukannya.

Postingan yang dibuat oleh terdakwa adalah khusus untuk kalangan agama Nasrani.

Dilanjutkan degan agenda nota pembelaan dari terdakwa atas tuntutan JPU yang pada intinya :

Saya tidak pernah berniat untuk menyakiti agama lain, yang saya lakukan hanya untuk saya diri sendiri dan agama saya.

Sidang selesai pada pukul 15.13 WIB dalam keadaan aman dan akan dilanjutkan kembali pada hari Senin, tanggal 07 Mei 2018 pukul 10.00 WIB dengan agenda Putusan terhadap Terdakwa.

( NW )
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.