Recent Posts

Pelaku Pencurian Bermodus Perampokan Diungkap Polsek Tambora

Foto :Palaku

News. Investigasi.com--

Jakarta,-- Unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap dan meringkus dua pelaku kejahatan yakni IK (32) dan SU (31) dengan modus korban perampokan sebuah mobil hino dan uang sekitar Rp 45 Juta milik Indomaret.

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH melalui Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH mengatakan, pada waktu itu pelaku melapor ke polisi sebagai korban tindak kejahatan kasus perampokan yang dibuang di tol.

"Tersangka ini membuat laporan kepada polisi, untuk meyakinkan sebagai korban perampokan, " ujar AKP Supriyatin SH MH Sabtu (03/11/2018).

Kejadian tersebut berawal pada Jumat (02/11) sekitar pukul 05.30 WIB, Polsek Tambora menerima laporan dari pelaku IK mengaku sebagai korban perampasan mobil hino milik indomart yang berisikan uang tunai sekitar Rp. 45 juta mengunakan senpi.

Atas kejadian tersebut kemudian anggota dibawah pimpinan Kanit reskrim AKP Supriyatin dan Panit Iptu Eko Agus S SH melakukan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) berkerja sama dengan jasa marga dan petugas PJR.

"Sekitar pukul 07.30 WIB, kami mendapatkan informasi oleh petugas PJR bahwa telah diketemukan sebuah mobil box hino No pol B 9421CR berwarna hijau di Tol Prof Dr Ir Sedyatmo KM 18 arah bandara Soekarno – Hatta," terangnya.

Setelah barang bukti mobil diketemukan akhirnya polisi melakukan prarekonstruksi mulai dari TKP awal yang dilaporkan hingga tempat korban dibuang oleh pelaku.

"Dari hasil prarekontruksi dan keterangan korban kami menemukan beberapa kejanggalan dengan situasi di lapangan. Sehingga kami melakukan penyelidikan yang lebih intensif lagi, " kata Supriyatin.

Supriyatin mengungkapkan, pada hari Jumat (03/11) malam tersangka IK akhirnya mengakuinya perbuatannya yang ia lakukan. Diakuinya semua laporan dan cerita yang dibuatnya adalah palsu. Namun kejadian yang sebenarnya adalah bahwa aksi kejahatan yang dia lakukan dibantu oleh rekannya SU untuk mengasak uang yang berada didalam mobil.

"Tersangka mengambil uang tersebut dengan cara merusak gembok. Untuk menghilangkan jejak, gembok, brankas dan kunci roda dibuang dipinggir kali daerah PIK Penjaringan Jakarta Utara. Sedangkan mobilnya ditinggalkan di pinggir Tol Prof Dr Ir Sedyatmo arah bandara Soetta. Sedangkan uang hasil kejahatannya disimpan oleh pelaku SU, " jelasnya.

Dikemukakan Supriyatin, bahwa mereka berpura-pura menjadi korban perampokan dengan cara melukai badan dan merobek bajunya. Sebelumnya modus korban perampokan ini pernah dilaporan ke Polsek Cengkareng akan tetapi ditolak begitu juga di Polsek Penjaringan. Dikarenakan TKP berada di wilayah hukum Polsek Tambora pelaku yang pura-pura menjadi korban kejahatan membuat laporan.

"Akibat perbuatannya kedua pelaku IK dan SU dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," pungkasnya.

( Ahmad Taufik )
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.