Recent Posts

Arief Budiman : Kalau Mau Curang Itu Bukan Karena Kotak Suara

Foto : Ketua KPU Arief Budiman.

News Investigasi.com--

Jakarta - Salah satu kekhawatiran masyarakat dengan dipilihnya karton (kardus) kedap air sebagai kotak suara Pemilu 2019 adalah soal peluang terjadinya kecurangan. Benarkah begitu?
Ketua KPU Arief Budiman menyebut kecurangan dalam pemilu tidak berkaitan dengan kotak suara. Dia mengatakan peluang terjadinya kecurangan itu berhubungan dengan surat suara.

"Kalau orang mau curang itu tidak ada hubungannya sama kotak, jadi jangan masyarakat kemudian disesatkan dengan informasi yang tidak pas. Kalau orang mau curang itu tidak berhubungan dengan kotak, pasti berhubungan dengan surat suara," kata Arief

Terlepas dari itu, Arief mengatakan kemungkinan terjadinya kecurangan bisa saja terjadi apabila memang ada orang yang sudah berniat melakukannya. Arief sebelumnya menyebut penggunaan kotak suara dari karton itu sudah melalui berbagai pertimbangan, termasuk keamanannya.
"Jadi kalau air mau dimasukkan ya bisa juga, kalau orang mau nakal bisa juga, kalau mau nakal sebetulnya ya mau gimanapun terbuka kemungkinan orang untuk nakal," kata.

Sedangkan bila kecurangan dengan memasukkan kertas suara palsu ke dalam kotak suara menurut Arief mudah diketahui. Sebab, lanjut Arief, surat suara dalam keadaan terbungkus kantong plastik ketika dimasukkan ke kotak suara sehingga surat suara palsu tersebut tidak akan bercampur dengan surat suara asli.

Selengkapnya soal upaya KPU mencegah kecurangan akibat kotak suara, saksikan Blak blakan Ketua KPU, "Mengapa Kotak Kardus".

( Bambang PR )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.