Recent Posts

Polisi Gadungan Diringkus Polsek Pesanggrahan

Foto : Pelaku Polisi Gadungan

News Investigasi.com--

Jakarta,--Unit reskrim Polsek Pesanggrahan Polres Metro Jakarta Selatan dibawah pimpinan Kanit reskrim Iptu A. Fajrul Choir berhasil mengamankan dua tersangka Kamarudin (42) dan Agus Erwin (40) yang telah melakukan tindak pidana penipuan dikawasan depan RS. Hermina, Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/11).

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka ini telah melakukan modus mengaku sebagai pejabat polri dan menjanjikan bisa membebaskan tersangka yang telah ditahan.

Kanit reskrim Iptu A. Fajrul Choir mengungkapkan, pada tanggal 1 November 2018, pelaku Kamarudin melihat berita di internet bahwa unit reskrim Polsek Pesanggrahan sebelumnya telah melakukan pengungkapan kasus 170 KUHP yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

Kemudian pada tanggal 3 November 2018, pelaku yang mengaku sebagai Kapolsek Pesanggrahan ini menghubungi orang tua (korban) salah satu saksi yang diamankan di Polsek Pesanggrahan dalam kasus 170 KUHP (tawuran yang mengakibatkan korban meninggal dunia) atas nama Rian Ikhsan,

"Pelaku mengancam agar korban segera mentransferkan uang sebesar 15 juta supaya saksi Rian Ikhsan dapat dibebaskan oleh penyidik, " katanya.

Lanjutnya, korban yang merasa ketakutan langsung mentransfer uang tersebut ke rekening BCA atas nama Davit Ilhamsyah yang dipegang oleh pelaku Agus Erwin. Setelah korban konfirmasi kepada penyidik, barulah korban sadar telah menjadi modus penipuan.

Berdasarkan laporan korban akhirnya tim buser Polsek Pesanggrahan melakukan pengembangan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka ini.

"Setiap menjalankan aksinya, hasil dari uang yang ditransfer oleh korban tersebut dibagi 2 oleh pelaku Kamarudin dan Agus Erwin, " ungkap Iptu A. Fajrul Choir.

Dari penangkapan tersangka ini polisi mengamankan barang bukti 2 unit Hp samsung, 1 unit HP strawberry, 1 unit HP Asus, 2 buah simcard telkomsel, 1 buah buku tabungan bank BCA atas nama Lasmaria, uang sejumlah sebesar Rp.1.000.000 dan 51 buah kartu ATM diantaranya:15 buah kartu atm bank BCA, 10 buah kartu atm bank BRI, 14 buah kartu atm bank Mandiri, 7 buah kartu atm bank BNI, 1 buah kartu atm bank Danamon, 2 buah kartu atm bank Niaga, 1 buah kartu atm bank BJB, 1 buah kartu serta kartu atm bank Bukopin. Para pelaku disangkakan pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Catatan dalam kepolisian mengenai pelaku merupakan residivis dengan modus kasus serupa pada tahun 2013, yang pernah ditangani oleh unit 2 Jatanras PMJ. Pelaku sering melaksanakan aksinya, diduga ada beberapa TKP diluar wilayah hukum Polsek Pesanggrahan.

"Berdasarkan pengakuan pelaku Kamarudin, yang bersangkutan pernah meminta uang sebesar Rp. 45jt dari istri mantan ketua DPR Setya Novanto melalui ditransfer oleh korban. Pelaku pada saat itu mengaku sebagai dokter RS. Medika Permata Hijau ," tambahmya.

( Edi Heriyanto )
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.