Recent Posts

Pemahaman Terorisme di Mata Kapolri & Mantan Kapolri

Jenderal Tito Karnavian bersama Jenderal (Purn) Badrodin Haiti saat serah terima jabatan Kapolri 2016 silam.


news Investigasi.com,Jakarta -- Video yang diunggah Uus Rusdiana CIAMIS lewat akun twitternya @Uus ini perlahan menyedot perhatian netizen. 

Di video ini memaparkan pemahaman terkait stigmatisasi terorisme yang marak di tengah-tengah masyarakat  saat ini.

Video ini diawali dengan pemaparan seorang prajurit polisi Bripda Bagas Maulana Sakti, anggota kepolisan Polsek Rongkop Yogyakarta. 

Dia memaparkan tentang stigma yang beredar di masyarakat terkait terorisme. Dia mengatakan jenggot, cadar, celana cingkrang bukanlah ciri teroris. 

Dia bilang ciri teroris itu tidak dilihat dari penampilannya. "Tetapi dari pemahamannya," katanya.

Ical Khawatir Kebangkitan Islam Radikal
Sementara mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti menjelaskan terkait stigma negatif terhadap orang-orang yang mengenakan celana cingkrang dan berjenggot dianggap sebagai teroris. 

Badrodin mengatakan stigma itu tidak betul.  Hal ini disampaikan Badrodin agar masyarkat tidak punya stigma negatif terkait hal tersebut.

"(pelaku teroris) tidak bisa kita identifikasi secara fisik. Karena pelaku teroris juga pake jins pakai kaos sebagaimana layaknya yang lain. Terorisme itu terkait pemahaman," kata Badrodin.

Sementara Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, fenomena aksi teroris saat ini jangan dikait-kaitkan dengan agama apapun.  "Islam bukan teroris, teroris bukan Islam," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.