Recent Posts

Pemkot Jakarta Barat Mengemleng Ratusan Tokoh Masyarakat Deteksi Dini

News Investigasi.com,Jakarta--Pemkot Jakarta Barat menggembleng ratusan tokoh masyarakat di delapan kecamatan dalam sistem deteksi dini.

Intinya tokoh masyarakat diminta bersinergi dengan para pemangku kepentingan untuk menjaga lingkungan agar kondusif. Serta mentradisikan lingkungan kondusif sebagai suatu kebutuhan.

"Jadikan lingkungan kondusif sebagai kebutuhan hidup, sehingga dengan sendirinya akan terbangun tanggung jawab moral dalam menjaga lingkungan demi kepentingan bersama," tandas Wakil Walikota Jakbar, M. Zen dihadapan 120 peserta 'Peningkatan Pemahaman Sistem Deteksi Dini (PPSDD)' yang diadakan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakbar.

Sebaliknya lanjut Zen, jika lingkungan tidak aman tentu akan berdampak buruk terhadap aktivitas masyarakat dan tidak mustahil perekonomian menjadi lumpuh.

Wakil Walikota Jakbar sempat menyoroti aksi demo di wilayah Slipi yang berujung anarkis. Hal ini harus diwaspadai. Sah-sah saja jika masyarakat menyampaikan protes maupun kritik, namun hendaknya jangan sampai mengarah ke tindakan anarkis.

Kepala Kesbangpol Jakbar, Muh. Matsani menjelaskan kegiatan PPSDD  diikuti 120 orang berasal dari tokoh masyarakat, pengurus dan Ketua RT dan RW dari delapan kecamatan se-Jakbar.

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keamanan mulai bencana perang, alam maupun bencana karena ulah manusia," jelas Matsani.

Kesbangpol Jakbar menghadirkan sejumlah nara sumber yakni Lettu Inf Sriyanto dari Kodim 0503/JB yang membahas tema deteksi dini terhadap ancaman teroris bagi masyarakat. Entis Sutisna dengan topik peran serta masyarakat dalam melakukan deteksi dini, serta Hamry Gusman membawakan tema membangun karakter kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. ( Ginting )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.