Recent Posts

Dipaksa' Kerja Sama Parkir dengan Ormas di Bekasi "Viral"

News Investigasi.com,Jakarta --
Beredar sebuah video di mana Kepala Bappenda Bekasi Aan Suhanda meminta kerja sama minimarket dengan ormas Kota Bekasi dalam pelaksanaan parkir retribusi. Video tersebut viral di media sosial. Pemkot Bekasi ternyata memang memberikan 'payung hukum' ke Ormas untuk mengelola parkir minimarket.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Indarto menyebutkan video itu diambil pada 23 Oktober 2019 lalu. Video itu diambil di sebuah minimarket di Jalan Narogong, Bantargebang, Kota Bekasi.

Menurut Indarto, video itu diambil setelah sebelumnya terjadi insiden kesalah pahaman antara ormas dengan pihak minimarket.

"Beberapa waktu yang lalu itu ada orang, kebetulan ada anggota ormas, tapi dia sebetulnya mendapatkan surat tugas dari Dispenda (Dinas Pendapatan Daerah Kota Bekasi) untuk narik parkir di lahan di titik itu, di pom bensin itu, dengan dasar surat itu, dia datang ke Alfamart. (Pihak) Alfamart karena merasa belum ada sosialisasi atau yang cukup dari pemkot dia bingung kan," ujar Indarto lewat sambungan telepon, Senin (4/11/2019).

Dalam video tersebut, tampak Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda didampingi polisi dan sejumlah anggota ormas. Dalam video itu, Aan meminta agar minimarket di Kota Bekasi bekerja sama dengan ormas dalam hal penarikan retribusi parkir.

"Pada intinya saya hadir di sini mewakili wali kota. Kami hadir di sini ingin menyampaikan, kami tahu bahwa tuntutan aliansi kami sudah baca bersama Pak Wali Kota. Kita bicara bukan ke belakang, bahwa dinyatakan Alfamart semua se-Kota Bekasi ada 606 titik Alfamart, Indomaret dan Alfamidi dan pada hari ini sesuai UU 28 No 2009 dan Perda No 10 Tahun 2019 bahwa Alfamart, Indomaret, Alfamidi itu sudah termasuk kategori pajak, tidak lagi retribusi, kontribusi (tetapi) wajib pajak. Sudah kita golongkan NPWD se-Kota Bekasi. Cuma sekarang untuk pengelolaan tergantung pemilik Indomaret, Alfamart, saya harap ada kerja sama antara Alfamidi, Alfamart, Indomaret bekerja sama apakah itu dengan ormas, saya harap ada kerja sama dengan ormas tinggal kita tanya sekarang, Indomaret sini bersedia atau tidak," kata Aan



Di saat itu, kemudian ada seorang anggota ormas yang berteriak kepada pengelola minimarket.

"Jawab!" teriak ormas tersebut.

"Saya akan berusaha bersedia," ujar pengelola minimarket tersebut.

"Kok berusaha bersedia. Jawab bersedia bersedia...tidak tidak yang jelas," teriak para anggota Ormas itu.

"Bersedia bekerja sama," jawab pengelola minimarket.

"Nah gitu, tegas", jawab anggota ormas disambut tepuk tangan

Aan kemudian kembali meminta pihak minimarket untuk kerja sama dengan ormas.

"Nah sudah ya, sudah bersedia bekerja sama dengan ormas. Saya sudah keluarkan surat tugas pemungutan retribusi dengan adanya di berlakukannya wajib pajak, semuanya selesai. Tinggal nanti bangun kerja sama yang baik," kata Aan.

Di sela-sela Aan berbicara, terdengar suara anggota ormas yang berkata kasar. Aan pun sempat terhenti sampai akhirnya perwakilan ormas memberikan pernyataannya.

"Kami berterimakasih kepada Haji Aan yang meluangkan waktunya kemari ingin menyelesaikan terkait permasalahan parkir retribusi. Satu, sesuai tuntutan kami untuk surat instruksi wali kota yang sudah diturunkan ke Indomaret dan Alfamart yang pengelolaannya dikawal oleh kami, harus tetap dijalankan seperti yang sudah kita jalankan. Kedua, saya minta TNI dan Polri tidak membeking pengusaha-pengusaha Kota Bekasi, bukan ranahnya mereka. Ketiga, kita membantu PAD Kota Bekasi melalui Bappenda jadi kita dukung Bekasi yang notabenenya kota Bekasi lagi bangkrut. Keempat kita jaga marwah organisasi dan aliansi ormas, saya minta bukan hanya Alfamart dan Indomaret di sini saja, 600 minimarket wajib kerja sama dengan kami untuk memberdayakan kami sebagai orang Bekasi, jangan jadikan kami pencuri, perampok di kota kami sendiri. Terimakasih," tutur pria tersebut.
( Herman Syaidin )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.