Recent Posts

Kadisparbud DKI Pernah Dibanggakan Ahok, Mundur Mendadak di Era Anies

News Investigasi.com,Jakarta -- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Edy Junaedi mendadak mengundurkan diri. Selama bekerja di Pemprov DKI, Edy diketahui memiliki banyak kiprah di bidang pelayanan publik hingga pernah dibanggakan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dikutip dari situs resmi KemenPAN-RB, Edy Junaedi merupakan lulusan IPDN dan Universitas Padjadjaran. Dia pernah menjabat Camat Kepulauan Seribu Utara (2008-2011). Saat menjadi camat, ia berhasil meraih predikat camat berprestasi ke-1 Anugerah Gubernur Provinsi DKI Jakarta Karya Praja Utama Nugraha tahun 2010.

Kemudian, Edy menjabat Kabid Informatika dan Pengendalian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada 2011-2014. Ketika memegang jabatan itu, dia pernah bekerja sama dengan World Bank dan AIFDR membuat Peta Banjir Jakarta dan meraih Gold Medal pada Kompetisi Tahunan di Washington, DC, pada 2013.

Karirnya pun semakin naik. Hingga akhirnya pada 3 Juli 2015, Edy dilantik Gubernur Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta. Saat itu, usia Edy baru menginjak 39 tahun. Ahok menyebut Edy memiliki hasil tes psikologi terbaik melayani orang.

"Kenapa kami pertama kali seleksi promosi terbuka itu lurah dan camat? Itu dalam rangka kasih kesempatan karena yang penting bagi kami melayani orang termasuk PTSP. Nah ni sekarang kenapa hasil tes psikologi terbaik melayani orang itu Edy Junaedi karena dia orang PTSP, makanya dia harus pegang PTSP," tambah.

Sejak dilantik sebagai Eselon 2 termuda di Pemprov DKI, di bawah kepemimpinannya, DPMPTSP DKI berhasil menelurkan berbagai terobosan inovasi, seperti membangun Mal Pelayanan Publik yang pertama di Indonesia, inovasi SIUP TDP Online, AJIB (Antar-Jemput Izin Bermotor), IMB 3.0, JakEvo, hingga Jakarta Investment Centre, jasa Arsitek Gratis, dan SIUP untuk warga Ibu Kota.

Karena inovasinya ini, PTSP lantas memperoleh penghargaan rekor Muri. Ahok pun merasa bangga akan prestasi PTSP ini.

"Saya sangat bangga dengan PTSP. Urus izin bangunan gedung tinggi pun nggak keluar uang," ujar Ahok dalam sambutan 'Peringatan 1 Tahun BPTSP Provinsi Jakarta serta Launching Antar Jemput Izin Bermotor, SIUP Online, Pemberian IMB Gratis dan Rekor MURI' di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2016).

"(Pengadaan arsitek gratis buat) orang yang ekonomi lemah nggak mungkin urus IMB gratis harus pakai arsitek. Sekarang nggak perlu lagi. Itulah beliau (Kepala BPTSP DKI Edy Junaedi) ngerti sekali apa yang saya maksud," sambungnya.

Selain itu, pada 2017, Edy juga punya peran saat penutupan Hotel Alexis. Selaku Kepala PTSP, Edy meneken surat penutupan izin usaha Alexis dengan nomor 68661-1.858.8. Keputusan Alexis ini sendiri merupakan kebijakan Gubernur Anies Baswedan yang tak ingin resah atas bisnis prostitusi di Alexis.
(AS)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.