Recent Posts

DiKantor Walikota Jakarta Barat,Ada 28 Mobil yang Nunggak Bayar Pajak

Ilustrasi mobil yang nunggak bayar pajak


News Investigasi.com,Jakarta--Samsat Jakarta Barat dan Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta menggelar razia pajak kendaraan milik pegawai Pemkot Jakarta Barat yang terparkir di dalam kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Razia tersebut digelar dari siang menjelang sore hari pada Senin (16/12/2019).

Dalam bertugas, para petugas menggunakan aplikasi BPRD Mobile untuk mengecek satu per satu plat nomor mobil yang terparkir.

Dari pencarian itu ditemukan beberapa kendaraan yang menunggak pajak di dalam halaman gedung Wali Kota.

Mobil petama yakni Land Rover Defender keluaran Tahun 1972 di mana kendaraa tersebut belum membayar pajak selama 4 bulan dengan nominal denda Rp 1 juta

Oleh karena itu, petugas memberikan surat peringatan yang diselipkan di kipas kaca atau wimper mobil klasik tersebut.

Mobil kedua yakni mobil Honda Jazz warna putih yang terpaksa ditempeli stiker sebab menunggak pajak di atas satu tahun.

"Karena ini sudah di atas satu tahun tunggakannya," kata petugas Samsat Jakarta Barat, Yulius Wahyudi, Senin.

Baca juga: Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Kepada petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) pun sempat menanyakan siapa pemilik kendaraan tersebut, tapi belum juga diketahui siapa pemiliknya.

Tak berselang lama, dari parkiran khusus pimpinan, petugas melewati area parkiran mobil.

Dekat parkiran, terdapat satu mobil Toyota Rush berplat sipil yang terparkir. 

Petugas pun mengecek pajak kendaraan dan hasilnya diketahui telah menunggak selama dua tahun.


"Sudah menunggak selama dua tahun, sudah bilangin saja suruh bayar pajak karena dia sudah nunggak nih," ucap salah satu petugas Samsat Jakarta Barat.

Beranjak ke dalam gedung parkir, petugas kembali menemukan deretan mobil yang diketahui menunggak pajak.

Salah satunya Mitsubitsi Outladlnder Sport warna putih yang parkir di lahan tempat parkiran Kepala Unit PTSP.

"Ini sudah diblokir nih, dia belum balik nama," ucap seorang petugas Samsat Jakarta Barat.

Sayangnya, pegawai yang memiliki mobil belum dapat dikonfirmasi terkait kepemilikan mobil tersebut.

Kurang lebih satu setengah jam berkeliling, total ada 28 kendaraan yang diketahui menunggak pajak dengan total tunggakan mencapai Rp 50 juta.

Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakarta Barat, Joko Pujiyanto mengatakan pihaknya sengaja melakukan razia pajak kendaraan milik pegawai Pemprov DKI Jakarta guna memberikan contoh taat pajak kepada para pegawai Pemkot.

"Kami ingin memberikan contoh ke masyarakat agar pegawai khususnya di DKI Jakarta memberikan contoh taat membayar pajaknya," ucap Joko.

Besar harapan Joko, usai giat razia ini, para pegawai di lingkungan Pemkot Jakarta Barat yang menunggak pajak agar segera melunasi pajaknya sebelum 30 Desember 2019 akhir tahun.

"Kami akan terus menerus kejar para penunggak pajak yang belum penuhi kewajibannya," ujar Joko.

( Yus )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.