Recent Posts

Frenky Purba : Polri Harus Mengusut Penganiayaan Wartawan Sinar Pagi

Frenky Purba


News Investigasi.com,Jakarta -- sungguh sangat memilukan dan sangat miris atas kejadian seorang wartawan atau Jurnalis telah dianiaya oleh oknum polisi disaat lagi menjalankan tugas liputan nya.

Kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi disaat wartawan bertugas meliput peristiwa besar dinegeri ini disaat ada pendemo dari elemen mahasiswa banyak mengundang reaksi.Jum'at ( 25-10-2019)

Korban Hariyawan, wartawan Sinar Pagi, mengalami perlakuan buruk hampir sebulan lalu di halaman Polda Metro Jaya (PMJ) pada tanggal 30 September 2019, sekitar pukul 20.00 WIB.

Frenky Purba salah satu mantan seorang wartawan senior yang mendengar ada kejadian tersebut angkat bicara dan beliau menyampaikan Hariyawan dipukuli secara membabi buta oleh puluhan polisi, diduga dari satuan Brimob, menyebabkan kepala bocor, pelipis luka, sekujur tubuh sakit dan bengkak-bengkak sangat disayangkan.

Dan yang sudah jelas tentang keberadaan seoarang wartawan atau Jurnalis telah dilindungi UU 40 tentang ada nya Kebebasan PERS dinegara kita.

Apakah UU 40 tentang Kebebasan PERS tersebut  ini dimata penegak Hukum tidak berlaku atau hanya simulasi semata,padahal tugas dari seorang atau Jurnalis adalah tugas yang mulia dimana dengan ada nya wartawan atau Jurnalis Rakyat mengetahui apa yang ada kejadian-kejadian di negara ini.

Pertanyaan sederhana ungkap Frenky,mengapa polisi belum memproses kasus pengeroyokan dan penganiayaan warga, rekan wartawan, atas nama Hariyawan ini??

"Harapan saya, Polri sebagai institusi yang diberi tugas dan kewenangan oleh negara, agar sesegera mungkin melaksanakan tanggung jawabnya menindaklajuti Laporan Polisi atas kasus tersebut," tegas Frenky.  ( AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.