Recent Posts

Advokat PDIP di Periksa KPK Kasus Dugaan Suap KPU


Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 



News Investigasi.com,Jakarta --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap advokat PDI Perjuangan, Donny Tri Istiqomah terkait kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR 2019-2024.

"Donny Tri Istiqomah dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SAE [Saeful]," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri melalui pesan tertulis, Rabu (22/1).

Donny merupakan salah satu dari delapan orang yang ditangkap KPK beberapa waktu lalu dalam operasi senyap. Hanya saja ia dilepas lantaran penyidik tidak menemukan bukti yang cukup untuk menjadikan Donny tersangka.


Donny tercatat pernah mendaftar sebagai calon legislatif PDIP Dapil Jawa Timur IV pada Pemilu 2019. Ia disebut memiliki peran dalam kasus ini karena diduga menjadi pihak perantara suap ke Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.
Lihat juga: KPK Buka Peluang Jerat Pihak Rintangi Penyidikan Kasus Harun

Selain Donny, penyidik KPK juga memanggil tiga saksi lain yaitu Staf KPU Retno Wahyudiarti, Rahmat Setiawan Tonidaya seorang PNS, dan pihak swasta Mohamad Ilham Yulianto. Mereka juga akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Saeful.

Sementara itu, Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio Fridelina terlihat memasuki Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam perkara ini, lembaga antirasuah KPK baru menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu Harun Masiku, Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina dan Saeful.

Penetapan tersangka itu buah dari operasi tangkap tangan yang dilakukan lembaga antirasuah. Hanya saja, 

Harun diduga menyuap Wahyu untuk memuluskan langkahnya menjadi anggota legislatif menggantikan kader lain dari PDIP, Nazarudin Kiemas, yang meninggal dunia. Sementara, dirinya tidak memenuhi syarat untuk itu sebagaimana ketentuan yang berlaku. 

(AS)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.