Recent Posts

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Sindir Gaya Mewah Istri-Istri Kapolres Hingga Kapolda

Kapolri Sindir Gaya Mewah Istri-istri Kapolres Hingga Kapolda Dibanding Kesederhanaan Istri Presiden



News Investigasi.com,Jakarta --


Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menyoroti beda mencolok perilaku dan gaya sederhana Ibu Negara Iriana Jokowi dibandingkan istri Kapolres atau istri Kapolda, contohnya saat sama-sama di bandara.

Idham Azis menyesalkan, kemewahan pengawalan untuk istri Kapolres dan Kapolda, lebih mewah dibanding pengawalan untuk seorang Ibu Negara, Iriana Jokowi.

Itu baru satu contoh dari sekian gaya mewah istri-istri perwira jajarannya, yang menurutnya, harus segera dibenahi, mengikuti gaya sederhana istri orang nomor satu di Indonesia. 

Idham Azis masih memiliki sederet contoh lain dari gaya keluarga korps Bhayangkara yang seharusnya segera dibenahi menjadi lebih merakyat.


Ya, delapan belas bulan menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya (Juli 1997-Januari 2019), diam-diam Kepala Polri (Kapolri) Jenderal (Pol) Idham Aziz (55) mengamati perilaku ibu negara Iriana Joko Widodo (56), saat hendak pulang ke Solo.

Dari perilaku dan adab itu, Kapolri mengaku belajar banyak dan ingin menularkan teladan itu kepada para pejabat utama polisi pada semua level di Indonesia.

Pengamatannya dan teladan ini terungkap dalam sebuah klip video arahan resminya kepada jajaran polisi di tiga kepolisian daerah di Sulawesi, Sulsel (Makassar), Mamuju (Sulbar) dan Kendari (Sulawesi Tengah), akhir pekan lalu.

Dari potongam video berdurasi 2 menit 26 detik itu, Kapolri mengungkap kebiasan istri Jokowi saat hendak bepergian untuk urusan pribadi, lalu membandingkannya dengan perilaku oknum perwira polisi dan keluarganya di daerah.

Idham menuturkan, sebagai pejabat yang ikut bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan kepala negara dan keluarganya di ibu kota negara, Idham ternyata memperhatikan kesederhanaan istri Joko Widodo saat berada di bandara.

Keberangkatan ibu negara tak mencolok dan laiknya perjalanan rakyat biasa.

"Kalau ibu negara mau pulang ke Solo, di bandara dia tak diantar dan tak dijemput.

Hanya ada dua paspampres (paspampres) yang lihat-lihat dari belakang. Beliau langsung duduk di ruang tunggu biasa, bersama penumpang bandara," ujarnya.

( Red )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.