Recent Posts

Komplotan Pencuri dari Jakarta, Pergi ke Lampung Hanya untuk Bobol Swalayan

Para pelaku pembobol gerai swalayan yang ditangkap aparat Polsek Kedaton. Keenam pelaku ini sengaja pergi ke Lampung dari Jakarta untuk mencuri barang di pasar swalayan.


News Investigasi.com,Lampung--

Komplotan pencuri spesialis pasar swalayan dari Jakarta datang di Bandar Lampung untuk mencuri pakaian dan sejumlah barang.

Enam orang dari komplotan pencuri itu ditangkap usai membobol dua gerai swalayan di dua mall di Lampung akhir pekan kemarin.

Kapolsek Kedaton, Komisaris Daud mengatakan, keenam pelaku itu terdiri dari dua orang laki-laki dan empat orang perempuan.

"Satu orang pelaku ditangkap di Mall Boemi Kedaton, Bandar Lampung dan lima orang lainnya di Pelabuhan Bakauheni," kata Daud, Senin (20/1/2020).


Keenam pelaku itu yakni Eko Leo Putra dan Mujiantoro (laki-laki). Lalu, Yusnia, Maria Gorenti, Susana dan Mimin (perempuan).

Bobol dua pasar swalayan
Daud mengatakan, komplotan pencuri ini berasal dari Jakarta dan sengaja pergi Lampung menggunakan mobil untuk menggongol baramg-barang yang ada di pasar swalayan ataupun mall.

Aksi terakhir komplotan ini terjadi pada akhir pekan lalu, yaitu mencuri di gerai Chandra Mart di Kabupaten Pringsewu pada pagi hari dan Mall Boemi Kedaton pada sore harinya.

Menurut Daud, diduga komplotan pencuri ini sudah sering membobol mal maupun gerai swalayan.

Karena pihaknya menemukan pakaian yang dimofikasi untuk dipakai oleh pelaku perempuan.

"Pakaiannya dimodifikasi untuk bisa memasukkan banyak barang serta mengelabui karyawan gerai swalayan," kata Daud.

Baca juga: Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi di 19 Lokasi di Jombang

Satu pelaku masih buron
Peran para pelaku yang ditangkap berbeda-beda.

"Ada yang mengambil barang (eksekutor), mengawasi dan mengecoh karyawan gerai serta membawa barang ke mobil," kata Daud.

Barang bukti yang disita yaitu satu kardus susu bayi berbagai merek, shampo, mixer dan satu unit Suzuki APV bernomor polisi B 1609 KOW.

"Satu orang pelaku lain berinisial DN masih dalam pengejaran petugas kami," kata Daud.

( Samsudin )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.