Recent Posts

Novel Bawesdan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Novel Baswedan 

News Investigaai.com,Jakarta--

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Novel tiba pukul 10.20 WIB di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Senin (1/6/2020) ditemani kuasa hukumnya Saor Siagian. Kedatangan Novel di Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

Saat ditanya wartawan, Novel hanya mengatakan akan mengikuti proses penyidikan dengan baik. 

"Tentunya ketika saya dipanggil dan ini kaitan dengan saya yang sebagai korban, maka saya berkepentingan memberikan keterangan. Saya kira itu, akan lebih jelas kalau saya memberi keterangan baru saya berbicara," kata Novel. 

"Saya menunggu penyidik bertanya apa, nanti kaitan apa saya dengan terangka," imbuhnya. 

Sebelum pemanggilan Novel sebagai saksi, Polri telah menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan pada Kamis (26/12/2019) lalu. 

"Tadi malam (Kamis malam), kami tim teknis bekerja sama dengan Satkor Brimob, mengamankan pelaku yang diduga telah melakukan penyerangan kepada Saudara NB (Novel Baswedan)," kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (27/12/2019). 

"Pelaku dua orang, insial RM dan RB. (Anggota) Polri aktif," kata Listyo melanjutkan. 

Pelaku penyerangan dan teror terhadap Novel Baswedan baru berhasil diungkap Polri setelah kasus itu terjadi lebih dari 2,5 tahun. Novel diserang pada 11 April 2017 saat berjalan menuju kediamannya setelah menunaikan ibadah shalat subuh di Masjid Al Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Akibat penyiraman air keras ini, kedua mata Novel terluka parah. Dia sempat menjalani operasi mata di Singapura.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diperiksa Polda Metro Jaya, Novel Baswedan: Saya Tunggu Penyidik Bertanya", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/01/06/11255631/diperiksa-polda-metro-jaya-novel-baswedan-saya-tunggu-penyidik-bertanya.

( Ahmad Taufik )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.