Recent Posts

Rumah Dinas Lurah Kel.Pegadungan Kec.Kalideres, Tidak ditempati,Menganggur Anggaran Perawatan Jalan Terus

Rumah Dinas Kel.Pegadungan Kec Kalideres Jakarta Barat dijalan Peta Utara setelah di Renovasi tidak perna ditempati,Menganggur.

News Investigasi.com,Jakarta --

Pimpinan Redaksi Media News Investigasi.com As.Sisca Pradita.SH,menyoroti keberadaan rumah dinas untuk lurah dan camat yang selama ini banyak yang tidak ditempati alias menganggur.

"Terkait aset, Pemerintah Kota DKI Jakarta pernah mencanangkan setiap kantor kelurahan dan kecamatan wajib memiliki rumah dinas.

Menurut Sisca, Pemprop DKI Jakarta yang ketika itu dipimpin Joko widodo mencanangkan program itu untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Setiap lurah dan camat masih diwajibkan menempati rumah dinas yang disediakan agar pelayanannya optimal.

"Saya rasa ini kebijakan luar biasa pada saat itu. Ini memberikan dampak pelayanan yang cukup baik. Tetapi, hampir 80 persen lurah dinas lurah dan camat sekarang ini justru tidak menempatinya.

Iurah maupun camat sekarang ini cenderung hanya bekerja sesuai dengan jam kerja, kemudian selepas jam kantor mereka memilih pulang ke rumah pribadi masing-masing.


"Kalau seperti ini kan mengakibatkan mereka (lurah dan camat, red.) tidak bisa memberikan pelayanan secara maksimal. Misalnya, ketika terjadi banjir,dan sebagainya.

Lurah maupun camat, kata dia, tentunya akan ketinggalan informasi ketika terjadi persoalan di lingkup wilayah yang dipangkunya dan membutuhkan waktu untuk perjalanan dari kediaman pribadinya.

Dalam pemantaun Pimpinan Redaksi As.Sisca Pradita.SH ada salah satu rumah dinas Lurah di Kelurahan Pegadungan Kecamatan Kalideres Jakarta Barat yang sudah di Renovasi dengan anggaran yang cukup pantastis sebesar Rp 564.129.495 anggaran 2019 sampai sekarang tidak perna dipakai dan menganggur.

Padahalkeberadaan rumah dinas itu selama ini dibiayai perawatannya secara rutin oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta melalui Dinas Penataan Ruang.

Dan kalau lurah, camat, atau pemangku wilayah tinggal dekat dengan masyarakat kan bisa menjadi pengayom. Masyarakat juga akan merasa lebih tenang, aman, dan nyaman kata Sisca.


Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta,Dr.H.Saefullah.M.pd meminta, lurah dan camat yang sudah difasilitasi dengan rumah dinas agar menempatinya. Sehingga, keluhan warga di wilayah kerjanya dapat direspons cepat.

"Kami ingin pelayanan kepada warga bejalan maksimal dan tidak memerlukan waktu lama. Kalau rumah dinas sudah ada ya harus ditempati," kata Saefullah, Jumat ( 17-1-2020).

Dijelaskannya, sebagai pamong, lurah dan camat harus siap melayani warga 24 jam. Kalau lurah tidak dekat dengan warga saat dibutuhkan, tentu ini bisa menjadi penilaian negatif.

"Mereka itu pamong. Jadi, tidak bisa pukul 16.00 sudah pulang dan meninggalkan tugas," katanya Saefullah.melalui via tlpn.

( Redaksi News Investigasi.com)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.