Recent Posts

Yandi : Kutuk Keras Pengeroyokan Wartawan Online di Satpras Sim Daan Mogot

Yandi Ketua Tim Gempur Forum Betawi Rempug ( FBR ) Kalideres Jakarta Barat

News Investigasi.com,Jakarta ---

Sungguh eronis seorang wartawan kemabali mendapatkan perlakuan tidak manusiawi oleh oknum.

Kali ini ada wartawan kembali jadi korban kekerasan pemukulan dan pengeroyokan oleh oknum calo yang sedang saat meliput di Satpras Sim Daan mogot Jakarta Barat.

Ketua Tim Gempur FBR dan juga Sekaligus sebagai Wartawan Media News Investigasi.com beliau mendengar ada kejadian tersebut angkat bicara dan mengutuk keras aksi pengeroyokan itu. Menurutnya, pengeroyokan itu jelas tindakan penganiayaan yang harus dipidanakan.

"Kapolri harus mengusut kasus ini, yang jelas-jelas pelanggaran berat dan penghinaan berat terhadap profesi wartawan," ujar Yandi, Rabu (29/01/2020).

Yandi lebih jauh mengatakan, aksi pemukulan dan pengeroyokan terhadap wartawan sangat melukai dan tidak menghormati profesi wartawan yang menjalankan tugas berdasarkan UU Pokok Pers No 40 Tahun 1999. "Kami minta Kapolri atau kapolres dan kapolsek setempat mengusut tuntas kasus ini. Dan menindak tegas oknum yang melakukan pemukulan,".

Wartawan, tambah Yandi, dalam menjalankan tugasnya dilindungi UU Pers No 40/1999 khususnya Pasal 8. Dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapatkan perlindungan hukum. Pasal lainnya adalah Pasal 4 ayat 2, Terhadap Pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. Ayat 3, Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi Ujarnya Yandi.


( Red )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.