Recent Posts

Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis, Singgung Personil yang "Menghadap" Demi Jabatan

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kanan) didampingi Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono (kiri) memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020). Rapat tersebut membahas rencana kerja tahun 2020, tindak lanjut penanganan kasus NB, penanganan kasus Natuna, dan penanganan kasus Taman Sari.


News Investigasi.com,Jakarta --

Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis menyinggung anggota kepolisian yang "menghadap" pimpinan demi jabatan. Menurut Idham, terdapat 0,01 persen atau 4.700 dari 470.000 personel Polri di seluruh Indonesia yang melakukan praktik tersebut.

Hal itu diungkapkan Idham dalam sambutannya saat acara pemberian penghargaan kepada 21 anggota yang berprestasi di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan,Kamis (6/2/2020).

"Polisi di Republik ini 470.000 orang, yang menghadap ke pimpinan-pimpinan itu paling 0,01 persen, pertanyaannya bagaimana yang tidak menghadap-menghadap," ungkap Idham.

Ia pun berharap agar para personelnya memprioritaskan prestasi dalam meniti karir di Polri.

Prestasi yang telah ditorehkan, katanya, juga diharapkan menjadi pemicu bagi anggota lain.


"Jadi saya betul-betul berharap kepada rekan-rekan seperti yang di depan saya ini, yang memang prestasi ini yang harus diprioritaskan, sehingga ini juga jadi alat pemicu bagi personel yang lain untuk mau berbuat yang terbaik bagi organisasi ini," tutur dia.


Dalam sambutannya, Idham sekaligus berpesan kepada Asisten Kepala Polri bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen (Pol) Eko Indra Heri agar mendata para anggota kepolisian yang berprestasi.

"Jadi siapa saja anggota Polri yang berprestasi, saya berharap bapak As SDM betul-betul bisa didatakan," ungkap Idham.

"Dan organisasi Polri harus memberikan perhatian kepada mereka yang betul-betul berprestasi, itu parameternya harus paling di atas, bukannya kasak-kusuk, bukan yang menghadap-menghadap, baru dikasih jabatan," sambung dia.

( AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.