Recent Posts

Keluraham Semanan Gelar Musrembang Tahun 2020

Kepala Keurahan Semanan Bayu

News Investigasi.com,Jakarta --

Kelurahan Semanan menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2020, di Aula Kantor Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat,  Kamis (06/2/2020) kemarin.

Musrenbang ini dihadiri Kepala Subanppeko Jakbar, Wakil Camat Kalideres, Sudin Perumahan Jakbar, Kepala UPPRD Kec.Kalideres, Kepala Pusat Pelatihan dan Keterampilan Daerah Jakbar, Dewan Kota Kec.Kalideres, para Kasi internal Kec.Kalideres, para Kasi sektoral Kec.Kalideres.

Selanjutnya, para Kasi Internal Kel.Semanan, para Kasi Sektoral Kel. Semanan, Kepala Puskesmas Semanan 1 dan 2, Kasat Pol PP, Kapospol Kel.Semanan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, para Ketua RW, para FKDM, para LMK, para pendamping rembuk RW dan para Kader PKK.

Dalam gelar rapat Musrenbang Kelurahan Tahun 2020, Lurah Semanan Bayu Fadayen Gantha mengatakan, bahwa Musrenbang Tingkat Kelurahan Tahun 2020 ini totalnya ada 99 usulan. Dengan usulan terbanyak yang ditujukan ke Sudin Sumber Daya Air (SDA) sebanyak 49 usulan.

Kemudian disusul Sudin binamarga, sisanya Sudin perhubungan 2 usulan. Ditambah Sudin Kesehatan 2 usulan, Sudin Pemuda Olahraga 1 usulan dan ke Kelurahan 5 usulan.

"Diharapkan Musrenbang di Kelurahan Semanan ini bisa banyak yang terealisasi sesuai dengan skala prioritas yang ada, dan kedepannya Kelurahan Semanan dapat lebih baik dari sisi infrastruktur dan sosial," ujar Bayu saat dikomfirmasi, Jumat (07/2/2020).

Sementara itu, Ketua LMK RW 07, Rizal Bachtiar disaat menghadiri acara Musrenbang menuturkan, sebagian besar usulan diwilayahnya lebih kepada perbaikan dan pembuatan saluran air.

"Kita berharap semua pengurus RW, RT dan LMK semua usulannya bisa terealisasi di tahun 2021," jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua RW 02, Didin Amindra menjelaskan, dalam rapat Musrenbang ditingkat Kelurahan ini, dirinya berharap informasi beberapa usulan baik yang diterima maupun ditolak itu dibuka secara terbuka dan transfaran. Supaya ini mudah mengawalnya.

"Dalam proses pengusulan selama ini kita tidak pernah tahu mana yang diterima dan ditolak. 

Aksesnya juga sulit diketahui. Kita pun berharap kepada pihak-pihak terkait bisa memberikan keterbukaan agar kita mengetahuinya dan ini bisa disampaikan kepada warganya usulan mana saja yang diterima dan ditolak," harap Didin.

( Bambang PR )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.