Recent Posts

Manajer Oprasional & Owner Bar Resto and Lounge Venue, Angkat Bicara

Rita Dewi Manejer Oprasional Bar Resto and Lounge Venue Jalan Kemang selatan Nomor 2 Jakarta Selatan

News Investigasi.com,Jakarta--



Razia tempat hiburan malam di Jakarta Selatan Bar Resto and Lounge Venue di Jalan Kemang selatan nomor 2 Jakarta Salatan oleh BNN dan BNNP DKI Jakarta.Kamis (6/2/2020).waktu itu.

Dengan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 18 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata disebutkan bahwa manjemen (THM) harus mengawasi penggunaan narkoba.

Hal tersebut juga tertuang Pasal 38 Pergub Nomor 18 Tahun 2018 yang berbunyi setiap pengusaha pariwisata wajib mengawasi dan melaporkan apabila terjadi transaksi dan atau penggunaan atau konsumsi narkotika dan zat psikotropika lainnya di lingkungan.

Kemudian, pada Pasal 54 Ayat (1) juga tertulis bahwa setiap manajemen perusahaan pariwisata yang terbukti melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan dan pemakaian narkotika dan atau zat psikotropika lainnya di lokasi tempat usaha pariwisata dalam satu manajemen dilakukan pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) secara langsung.

Manejer Oprasional Bar Resto and Lounge Venue Rita Dewi angkat bicara yang langsung dikompirmasi oleh awak media News Investigasi.com.Senin ( 24/02/2020).

Dewi mengatakan dalam razia didalam Bar Resto and Lounge Venue,kami selalu koperatip dan selalu saya dampingi pihak dari BNN dan BNNP DKI Jakarta untuk melakukan pemeriksaan tes Urien terhadap para pengunjung kami yang ada didalam diskotic Venue.

Dari jumlah pengunjung Bar Resto and Lounge Venue yang di periksa urine 105 orang, terindikasi positif 1 orang menurut keterangan dari pihak BNN dan BNNP DKI Jakarta.

Dan kami dari pihak manajemen Bar Resto and Lounge Venue tidak ada yang nama nya menjual atau mengedarkan apa lagi menyediakan barang terlarang seperti Narkoba tersebut.

Karna kami disini hanya menyajikan produk-produk minuman yang sudah mendapatkan izin / Legal dari dinas terkait Provinsi DKI Jakarta.

Dan kalau memang ada salah satu pengunjung Bar Resto and Lounge Venue kami yang kedapatan memakai barang terlarang Narkoba,kami pun tidak mengetahui nya.Dan kemungkinan orang tersebut telah memakai nya dari luar berketepatan ada dalam  Bar Resto and Lounge Venue ini.


Dan juga tidak mungkin para pengunjung Bar Resto and Lounge Venue masuk kedalam kita menanyakan apakah abang,om bapak,ibu,mba memakai barang terlarang Narkoba.

Karna kami dari manajemen Bar Resto and Lounge Venue selalu mengadakan briping terhadap para karyawan dan juga kami tekankan jangan ada karyawan yang menjual atau mengedarkan barang terlarang Narkoba tersebut,terlepas telah tertangkap penegak hukum dan belum tertangkap sangsinya "PECAT" tampa ada toleransi lagi.

Karna kami juga menyadari bahwa Narkoba adalah musuh Negara bangsa dan masyarakat,yang harus musna di negara yang kita cintai.Kata Dewi.


Ditempat terpisah salah satu owner Bar Resto and  Lounge Venue beliau mengatakan kepada awak media News Investigasi.com Venue dari awal berdirinya usaha ini tidak pernah toleransi terhadap adanya Narkoba yang mana keberadaan Narkoba juga secara langsung merugikan usaha kami karena pemakai Narkoba.lazimnya tidak mengkonsumsi makanan maupun minuman sehingga sangat merugikan pemasukan kami yang sangat bergantung pada pembelian makanan dan minuman. 

Oleh karena itu kami pun sangat berkepentingan agar Narkoba tidak masuk dan beredar di tempat kami. 

Kami dapat pastikan kalau Venue tidak pernah berurusan degan peredaran Narkoba sama sekali dari sejak berdirinya tempat ini.

Dan tidak pernah adanya keterlibatan pegawai Venue dalam urusan Narkoba.Dan setahu saya, daerah Kemang bukan merupakan daerah hiburan malam yang erat hubungannya degan urusan Narkoba. 

Untuk ditemukannya seorang yang positif Narkoba di saat razia narkoba beberap waktu yang lalu, sungguh sangat kami sesalkan karena hal tersebut terjadi di tempat kami yang " SAMA SEKALI TIDAK TAHU MENAHU SOAL PEMAKAIAN  NARKOBA ".dari okum yang tertangkap tersebut. 

Kami mempunyai aturan yang ketat untuk urusan narkoba yg mana kami tidak memiliki toleransi sedikitpun untuk urusan ini. 

Jika pegawai kami terbukti terlibat urusan narkoba, sangsi adalah pemecatan secara langsung tanpa adanya peringatan apapun.Ujarnya Owner.

( Bambang PR )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.