Recent Posts

Revi Zulkarnain Kepala Terminal Kalideres Jakarta Barat.

Revi Zulkarnain Kepala Terminal Kalideres,Pengambilan Retribusi Bus AKAP Sesuai dengan Perda


News Investigasi.com,Jakarta--

Banyak bus armada yang masuk kedalam terminal Kalideres Jakarta Barat,mengundang berbagai kontrovisi dari berbagai kalangan.

Apa lagi dengan ada pemungutan Retribusi yang dilakukan diberbagai terminal-terminal Ibu kota DKI Jakarta.

Dan menurut kaca mata manusia keberadaan terminal adalah lahan basah yang selalu mencairkan sejumlah dana/uang setiap harinya.

Awak media News Investigasi.com yang menyusuri dan memantau keberadaan terminal kalideres Jakarta barat sebagai sosial control,meminta kompirmasi kepada kepala terminal Kalideres Bapak Revi Zulkarnain terkait penarikan Retribusi terhadap bus yang masuk dan berangkat keterminal kalideres Jakarta baray tersebut.Selasa (18/02/2020).

Kepala Terminal Kalideres Jakarta Barat Bapak Revi Zulkarnain beliau menjelaskan tentang penarikan Retribusi terhadap para pengurus bus akap yang masuk dan berangkat kedaerah oleh petugas peron.

Revi mengatakan, penarikan retribusi sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2012 tentang Retribusi Daerah. Dengan banyaknya penumpang ini, pihaknya mengaku tetap berupaya agar penarikan retribusi dapat tetap berlangsung dengan baik.

Petugas peron menerima pembayaran juga harus memberi tanda bukti retribusi. Besar retribusi sesuai Perda Nomor 9 Tahun 2012 yakni 1.000 perorang.

Kendati demikian, Revi pin langsung mengumpulkan anak buahnya. Ia mengarahkan agar penarikan retribusi tidak sampai melanggar aturan. Termasuk  petugas peron yang disebut 'harus memberi tanda bukti retribusi awak bus atau kepengurusnya..

Dan saya sudah panggil (anak buah) saya arahkan. Dalam pengambilan retribusi/peron mereka harus sesuai ketentuan yang berlaku diia harus jujur dan profesional dalam melakukan tugasnya.

Revi menjamin, tidak ada penarikan retribusi terhadap bus/armada yang masuk dan berangkat di luar peron, karna pembayaran retribusi tersebut langsung dibayar diloket.

Dan saya pun tidak segan-segan akan menindak tegas kepada para petugas peron atau petugas lapangan yang menhambil retribusi yang tidak sesuai dengan aturan Pemda DKI Jakarta.Ujarnya Revi.

(AS)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.