Recent Posts

Jakarta Barat Tertinggi Penanganan Kasus Positif Virus Corona


RSPI Sulianti Saroso.


News Investigasi.com,Jakarta---


Pasien positif virus Corona atau Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 472 orang. Sedangkan baru 322 kasus yang sudah teridentifikasi berdasarkan lokasi kelurahannya.

Data tersebut berdasarkan website corona.jakarta.go.id yang diakses Liputan6.com sekitar pukul 11.30 WIB. Dalam laman tersebut juga tertuliskan data berdasarkan hasil pantauan 26 Maret 2020 pukul 08.00 WIB.

Dari 322 titik lokasi yang ada sebanyak 108 orang tersebar di Jakarta Selatan. Kemudian 95 pasien di berasal dari daerah Jakarta Barat, 66 dari Jakarta Timur, 31 di Jakarta Utara dan sisanya yakni 22 di Jakarta Pusat.

Sementara itu, terdapat 150 kasus di Jakarta yang belum diketahui lokasinya. Bahkan sebanyak 479 kasus masih menunggu hasil pemeriksaan dan jumlah total keseluruhan kasus di Jakarta yaitu 951.

Dari data itu, kecamatan paling tinggi yang menangani positif Corona yakni di Kalideres dengan jumlah 29 kasus, lalu Kebon Jeruk dengan 23 kasus dan Kebayoran Baru itu 21 kasus.

Pemprov DKI juga mencatat sebanyak 290 orang dirawat, 27 orang dinyatakan sembuh, meninggal 43 orang dan isolasi mandiri sebanyak 112 orang.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan, hingga tanggal 25 Maret 2020, pukul 12.00 WIB, total pasien yang sembuh atau negatif Corona adalah 31 orang.

"Kita nyatakan sembuh dengan total kasus sembuh 31 orang," kata Yuri di BNPB, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2020).

Yuri mengatakan, pasien tersebut telah melewati dua kali pemeriksaan dan hasilnya dinyatakan negatif dari Corona.

Sementara ada penambahan pasien dinyatakan positif menjadi 790 orang.

"Yang kita dapat mulai tanggal 24 Maret pukul 12.00 hingga 25 pukul 12.00 WIB. Ada penambahan kasus baru sebanyak 790 pasien ," kata Yuri.

Sementara itu, pasien yang meninggal dunia pun bertambah dengan total 58 orang.

"Kemudian tambahan meninggal dari kemarin kita rilis menjadi total 58 kasus meninggal menjadi (orang)," ungkap Yuri.

( Ahmad Taufik )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.