Recent Posts

Polres Mesuji Dalam Waktu Dekat akan Merazia Tempat Hiburan dan Warung Remang Remang

Lokasi tempat hiburan malam

News Investigasi.com,Lampung---

Tempat hiburan malam dan warung remang-remang sudah sangat mengkwatirkan warga masyarakat.

Dalam waktu dekat ini Aparat Kepolisian ResorT Polres Mesuji mulai meningkatkan razia di sejumlah warung remang-remang, tempat hiburan kafe dan karaoke yang tidak mengantongi izin. Razia ini sebagai upaya memberantas penyakit masyarakat mulai dari judi, prostitusi hingga minuman keras, Minggu (01/02/20)

Hal itu di terangkan Kapolres Mesuji AKBP kepada media mengatakan "Polres Mesuji memiliki tim satgas yang bertugas melakukan patroli setiap malam untuk menjaga situasi ketertiban umum,"ujar AKBP Alim.

Ia mengungkapkan tim tersebut tidak hanya berpatroli, juga melakukan razia di tempat-tempat yang berpotensi dijadikan ajang kegiatan penyakit masyarakat. 

Polres Mesuji kata dia, memang sedang konsen untuk memberantas penyakit masyarakat mulai dari judi, prostitusi, minuman keras, dan penertiban tempat hiburan malam yang ilegal.

"Kami juga memiliki target, nantinya tidak ada lagi praktik judi di wilayah hukum Polres MesujiLampung Kalau saat ini wilayah hukum Kabupaten Mesuji yang bisa menghilangkan praktik perjudian atau zero judi, secepatnya Kabupaten Mesuji juga bisa bebas dari praktik judi," ujar Alim yang sebelumnya menjabat Kapolres MesujiLampung itu pula.

Kasat Sabhara Polres MesujiLampung AKP Zulkarnain mengungkapkan dari razia pada Minggu (1/3/2020) terdapat Belasan pengunjung kafe dan karaoke yang diperiksa di Kantor Sabhara polres Mesuji.

"Kami tidak hanya memeriksa pengunjungnya, melainkan pengelola karaoke dan pemilik warung remang-remang serta para wanita pemandu karaoke juga ikut diperiksa," ujarnya.

Ia mencatat ada belasan orang yang dimintai keterangannya, meliputi empat pengelola tempat hiburan, belasan orang wanita pemandu karaoke serta menyita puluhan botol minuman keras dari berbagai merek serta arak literan.

Setelah didata dan diberikan pembinaan, mereka baru boleh pulang. Mereka juga dilarang untuk kembali bekerja dan menjalankan usahanya di warung remang-remang dan karaoke ilegal. "Jika kedapatan buka lagi akan kami tindak tegas," ujarnya pula.

( Baharudin )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.