Recent Posts

As.Sisca Pradita : Pemerintah DKI Tidak Tepat Sasaran Pembagian Sembako Dampak Covid-19

Pimpinan Redaksi Media News Investigasi.com, Pengontrak Gigit Jari Tak dapat Bantuan Sembako, Orang Mampu Kebagian.

News Investigasi.com,Jakarta--


Pembagian bantuan sosial (Basos) sembako dampak Corona (Covid-19) di Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat pilih kasih. Diketahui orang mampu mendapat bantuan dari pemerintah, sementara warga yang mengontrak rumah hanya gigit jari, tidak mendapatkan apa-apa.

Seperti misalnnya di setiap Kelurahan Semanan,Kalideres,Pegadungan,Tegal alur,Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakbar sebagian warga sudah mendapatkan bantuan sembako, diduga orang pilihan RT, demikian pemilik kontrakan pun sudah mendapatkan paket tersebut.

Melihat sedih nya penderitaan dan kesengsaraan bagi warga masyarakat Pimpinan Redaksi media News Investigasi.com, angkat bicara.Minggu (19/4/2020).

Sisca mengatakan seharusnya instansi pemerintah DKI Jakarta harus menggaji data terlebih dahalu bagi warga masyarakat yang berada di DKI Jakarta.

Apa lagi Gubernur DKI Jakarta bapak anies bawesdan sudah viral dimedsos bahwa pembagian sembako tersebut yang mendapatkan bukan orang yang mempunyai KTP DKI Jakarta, mereka juga yang berada di DKI mendapatkan karna mereka saudara-saudara kita dampak dari wabah Virus Corona atau Covid-19 tersebut.

Beberapa warga yang mengontrak rumah yang seharusnya diperhatikan pemerintah akibat adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) malah tak mendapatkan Bansos tersebut. Bahkan, mereka merasa cemburu sosial ketika hanya sebagian warga yang mendapatkan bantuan tersebut. Bahkan, orang lebih mampu yang mendapatkan.

Dalam inveatigasi dilapangan Seperti dituturkan salah seorang warga mengontrak sebut saja SI, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, ketika di cek, dia ketahui bahwa hanya sebagian warga yang mendapatkan paket bantuan tersebut.

"Kalau ada datanya aja, dari pusat ada baru dapat (peketnya)," jelas ibu tersebut, menirukan perkataan pihak ibu RT tersebut.

Diketahui bahwa sejumlah pengontrak di tersebut tidak mendapatkan bantuan (paket) bantuan sosial (Bansos) sama sekali, bahwa warga pengontrak belum mendapatkan bansos itu.

Pimpinan redaksi media News Investigasi.com, As.Sisca Pradita.SH, meminta kompirmasi lewat selurar kepada Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi menjelaskan agar orang mampu tak menerima bantuan tersebut, bila sudah menerima agar mengembalikannya.

"Orang mampu agar tidak menerima sembako, jika orang mampu ada dalam data sembakonya agar dikembalikan. Bagi orang yg seharusnya dapat sembako (orang tdk mampu atau orang susah) dan tidak terdaftar, agar segera mendaftar di RT utk segera diusulkan untuk mendapatkan sembako," sebut Walikota Rustam Effendi kepada Sisca.

( Red )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.