Recent Posts

Terminal Kalideres Dihari 9, Masih Aktip Melakukan Cekpoin PSBB Mencegah Covid-19

Hari ke 9 Terminal Kalideres Selalu mengadakan Cekpoin PSBB
Pengecekan armada bus dan jumlah penumpang diterminal Kalideres Jakarta Barat Hari ke 9 diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ).

News Investigasi.com,Jakarta--

Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ), yang diberlakukan oleh Gubernur DKI Jakarta pada tanggal 10 april 2020 sampai dengan 14 hari kedepan.

Berbagai upaya pencegahan yang dilakukan oleh peerintah,TNI,Polri guna pencegahan penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19 di DKI Jakarta.Minggu ( 19/4/2020).

Terlihat oleh awak media News Investigasi.com, dihari ke 9 Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di terminal kalideres Jakarta barat selalu melaksakan cekpoin armada/bus dan jumlah penumpang yang akan keluar dari terminal.

Dalam pengecekan armada dan jumlah penumpang dibantu oleh para petugas Polisi Lalu lintas,TNI,Satpol PP dan anggota Dishub.

Gatot Hendro.W,selaku ketua Danru terminal yang mewakili kepala terminal Kalideres Jakarta Barat Revi Zulkarnain beliau mengatakan kepada awak media, dalam pengecekan armada bus dan jumlah penumpang yang akan keluar dari terminal.

Pengecekan armada bus dan penumpang yang akan meninggal terminal, kami langsung menaiki armada tersebut berapa jumlah penumpang yang diangkut jangan sampai melebihi batas kapasitas yang sudah ditentukan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) tersebut.

Dan kalau ada pengemudi,kenek dan penumpang yang tidak memakai masker, kami suruh turun dahulu, kami beri imbauan selama PSBB ini.

Ditambahkan Gatot, penumpang yang masih menggunakan jasa angkutan hanya tersisah 10%, jurusan Sumatra 8% dan Jawa tengah dan Jawa Barat 2 %,selama ada nya wabah Covid-19 ini.

Dan diterminal kalideres ini kami selalu memberikan imbauan kepada warga masyarakat yang akan menggunakan jasa angkutan,agar selalu menjaga pola hidup yang bersih,sehar,selalu memakai masker guna menekan,mencegah penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19 ini.Ujarnya Gatot.

( AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.