Recent Posts

Kemerdekaan Pers untuk Demokrasi, Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Dalam Pandemi Covid-19

As.Sisca Pradita.S.H ( Pimpinan Redaksi News Investigasi.com )


News Investigasi.com,Jakarta--


Kualitas kemerdekaan PERS harus ditingkatkan. Kemerdekaan PERS bukan lah untuk kepentingan PRES itu sendiri, melainkan juga untuk demokrasi, kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Pimpinan Redaksi Media News Investigasi.com, As.Sisca Pradita.S.H beliau mengatakan hal  dalam memperingati Hari Kebebasan Pers Se-Dunia.

Untuk meningkatkan kemerdekaan PERS, kata Sisca, tentunya harus ditopang oleh kompetensi, integritas, perlindungan, dan kesejahteraan. Bagaimana mungkin PERS merdeka kalau tidak ada perlindungan, dan kesejahteraan. Bisa-bisa tidak ada yang meliput berita. 

"Lalu siapa yang memberitakan pembangunan dan pengumuman pemerintah untuk bangsa ini, kalau PERS kita tidak berdaya," kata Sisca yang sekaligus mengingatkan unsur PERSharus dibantu oleh pemerintah di masa Pandemi Covid-19 ini. 

Sisca juga mengingatkan pemerintah di masa Pandemi Covid-19 ini supaya memberi stimulus usaha kecil dan menengah, termasuk usaha bidang PERS, karena tidak semua perusahaan PERS itu usaha besar. 

"Jangan sampai ada pengecualian. Semua harus dibantu," kata Sisca

Pilar Demokrasi

Sisca menegaskan, pers itu pilar demokrasi. Tidak boleh ada celah untuk melemahkan kemerdekaan PERS.

"Kita justru harus meningkatkan kemerdekaannya untuk membangun negara yang kita banggakan dan kita cintai ini," kata Sisca. 

Kemerdekaan pers, ujar Sisca, juga bermakna sangat penting untuk kemanusiaan, dan pembangunan bangsa dan negara. Dalam tugas pers terdapat unsur pendidikan yang mencerahkan, pemberdayaan, dan hiburan. Bahkan ada peran kontrol sosial. 

"Jangan lupa ini PERS, kontrol sosial," tuturnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Sisca mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah,TNI,Polri dan Elemen Masyaakat yang telah berjibaku melawan dan mencegah dari peredaran wabah virus corona atau covid-19.

Akan tetapi pemerintah pusat dan daerah juga harus cepat tanggap dan terjun langsung melihat penderitaan dan kesensaraan rakyatnya yang telah terkena dampak wabah tersebut.

Dalam pendistribusian sembako para pegawai pemerintah pusat maupun daerah juga harus meninjau ulang atau mendata ulang bagi siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan sembako tersebut." Jangan sampai salah sasaran " dalam pendiatribusian sembako tersebut.Tegasnya Sisca.


( Red )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.