Recent Posts

Kadishub DKI Jakarta Sidak Pelaksanaan PSBB total di Terminal Kalideres

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Dr. Syafrin Liputo, ATM. MT.Sidak pelaksanaan Pembatasaan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) total jilid II di terminal Kalideres Jakarta Barat.

News Investigasi.com,Jakarta--

Penyebaran wabah virus corona atau covid-19 yang mana keberadaannya masih sangat mengkwatirkan warga masyarakat DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies bawesdan telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) total jilid II pertanggal 14 September 2020.

Terlihat oleh awak media News Investigasi.com Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Dr. Syafrin Liputo, ATM. MT.Sidak pelaksanaan Pembatasaan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) total jilid II di terminal Kalideres Jakarta Barat.Senin (14/09/2020 ).

Dalam kunjungan kerja sekaligus sidak Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Dr. Syafrin Liputo, ATD. MT. dalam rangka pengecekan pelaksanaan PSBB total di terbus Kalideres Jakarta Barat.

Kadishub DKI Jakarta mengecek langsung kesiapan anggota Dishub, Polri maupun TNI yang ada di Pos Pemeriksaan PSBB terbus Kalideres dan juga memberikan penjelasan kepada publik  baik media masa maupun para pengurus/karyawan PO.bus tentang PSBB,yaitu bahwa untuk melaksanakan Pergub Nomer : 88 Tahun 2020 ini atas perubahan Pergub Nomer : 33 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam penanganan virus corona (covid-19) di Provinsi DKI Jakarta.

Dalam kunjungan ketja dan sidaknya Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Dr. Syafrin Liputo, ATM. MT didampingi oleh Kasat Lantas Jakarta Barat Kompol Purwanta,Kepala Terminal Bus Kalideres Revi Zulkarnain, SH,Kapolsubsektor Terbus Kalideres Ipda Tugiran.

Kepala terminal Klideres Revi Zulkarnaen beliau mengatakan dalam kunjungan kerja dan sidak kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk mengecek semua kegiatan pelaksanaan didalam terminal dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) total, dan sekaligus memberitaukan tentang pelaksaan petunjuk teknis pelaksanaan PSBB dibidang transportasi antara lain sbb. :

1. Pembatasan kapasitas angkutan kendaraan bermotor dan pengaturan posisi tempat duduk penumpang.

2. Pembatasan jam operasional angkutan umum dalam trayek.

3. Pembatasan jam prasarana transportasi beserta fasilitas penumpangnya.

" Pembatasan kapasitas angkut sarana angkutan dan pengaturan posisi tempat duduk penumpang adalah ".

" Bus Trans Jakarta "
Bus besar dengan Kapasitas angkut 60 orang per bus,Bus sedang dengan kapasitas angkut 30 orang per bus dan Bus kecil dengan kapasitas angkut 15 orang per bus.

"Angkutan Umum Reguler"
Bus besar dengan Kapasitas angkut 1 baris 2 orang dipisahkan oleh gang,Bus sedang dengan kapasitas angkut 1 baris 2 orang dipisahkan oleh gang,Bus kecil  kursi berhadapan kapasitas angkut 6 orang dengan perincian.
 - 1 penumpang didepan
 - 2 penumpang disebelah kiri belakang
  - 3 penumpang disebelah kanan belakang.

Bus kecil berkursi 4 baris Kapasitas angkut 6 orang dengan perincian.

 - 1 pengemudi didepan
 - 1 penumpang dibaris kedua
 - 2 penumpang dibaris ketiga
 - 2 penumpang dibaris keempat

"Bus kecil berkursi 5 baris dengan kapasitas angkut 8 orang dengan perincian.
 - 1 pengemudi didepan
 - 1 penumpang dibaris kedua
 - 2 penumpang dibaris ketiga
 - 2 penumpang dibaris keempat
 - 2 penumpang dibaris kelima.

"Jam operasional angkutan kendaraan umum dalam tranyek"

Bus Transjakarta dari tgl. 14 - 16 September 2020 (Jam : 05.00wib - 22.00wib),tgl. 17 - 20 September 2020
Jam ( 05.00wib - 20.00wib),tgl. 21 September 2020 Jam ( 05.00wib - 19.00wib) dan seterusnya.

"Angkutan Umum Reguler" dari tgl. 14 - 16 September 2020 Jam (05.00wib - 22.00wib),tgl. 17 - 20 September 2020
Jam ( 05.00wib - 19.00wib),tgl. 21 September 2020 Jam : 05.00wib - 19.00wib) dan seterusnya.

Ditambahkan lagi oleh Revi bahwa kami setiap hari para petugas selalu memeriksa warga masyarakat yang masuk kedalam terminal terlebih dahulu pengecekan suhu badan,menggunakan masker, guna untuk menstrilkan dan mempersempit penyebaran wabah virus corona atau covid-19 ini.Tegasnya Revi.

( As )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.