Recent Posts

Bhayangkari Ranting Polsek Kalideres Bercocok Tanam, Upaya Ketahanan Pangan Ditengah Pandemi Covid-19

Bhayangkari Ranting Polsek Kalideres Berkebun, Upaya Ketahanan Pangan Ditengah Pandemi Covid-19

News Investigasi.com, Jakarta--

Kegiatan ketahanan pangan yang digagas langsung oleh Bhayangkari Cabang Jakarta Barat dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19.

Dari arahan Cabang Bhayangkari Jakarta Barat, dilanjutkan oleh Bhayangkari Ranting Kalideres,melakukan bercocok tanam dilingkungan area Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat.Sabtu ( 31/10/2020).

Terlihat oleh awak media News Investigasi.com, Bhayangkari Ranting Polsek Kalideres melakukan bercocok tanam diarea halaman Polsek Kalideres.

Hadir dalam kegiatan bercocok tanam diikuti oleh Ketua Ranting Bhayangkari Ny.Erni Riyadi,Wakil Ketua, Ibu-ibu PJU, Ketua Ranting dan  Pengurus Cabang Metro Jakarta Barat

Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Kalideres Ny.Erni Slamet beliau mengatakan "Hari ini, kita bersama Ibu Bhayangkari Ranting Polsek Kalideres melaksanakan bercocok tanam diarea halaman Polsek Kalideres.

Kita Bercocok tanam adalah selain untuk pemanfaatan lahan kosong sebagai upaya ketahanan pangan, juga semakin memperindah lingkungan Polsek Kalideres dengan ukuran lahan yang di pakai untuk bercocok tanam sekitar 10 meter persegi.

Dan tanaman yang kami tanam diarea halaman Polsek Kalideres berupa :

- Sayuran  :  " Kangkung, Pokcay,Cabai,Ruku,Caesi,Terong dan Bayam ".

- Buah-buahan : " Pohon Jambu "

- Toga : " Serai,Lidah buaya,Kumis kucing,Kencur,Kunyit,Kumis kucing ".

Kita memanfaatkan lahan kosong di halaman area Polsek Kalideres untuk bercocok tanam sayuran dengan sistem hidroponik atau dengan memakai Pot.

Menurutnya,Ny.Erni dampak pandemi Covid-19 tentu berpengaruh terhadap ketahanan pangan seperti hasil pertanian maupun perikanan.

Dari itu kita antisipasi dengan menciptakan inovasi baru diarea Polsek Kalideres"Kegiatan bercocok tanam ini merupakan contoh ditetuskan disetiap rumah atau perkarangan agar lebih produktif pada masa pandemi Covid-19,".

Ditambahkan oleh Ny.Erni dalam kegiatan bercocok tanam ini tetap mematuhi protokol kesehatan,"Pungkasnya.

( AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.