Recent Posts

Kapolsek Kalideres Kompol.H.Slamet R.S.H.M.M,Turun Langsung Monitoring Unjuk Rasa

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakata Barat Kompol.H.Slamet.R.S.H.M.M turun langsung dalam melakukan penggalangan, monitoring dan pengamanan masa buruh diwilayah Kalideres yang melakukan Unjuk Rasa.

News Investigasi.com,Jakarta--

Aksi Unras/mogok kerja nasional di lakukan oleh karyawan/ti di depan pintu gerbang perusahaan masing-masing hanya melibatkan Pengurus Unit kerjanya berkisar antara 8 s/d 15 orang sambil mengelar sepanduk di pagar depan perusahaan.

Guna untuk menjaga kemungkinan terjadi dan mengetahui situasi di wilayah Kalideres Jakarta Barat.

Aksi dilakukan didepan PT. TEMBAGA MULIA SEMANAN (TMS),PT. SUCACO,PT. MUROCO,CV TRIMITRA KENCANA,PT. Putra Timur Indonusa,PT. UNITED CAN COMPANY (PT. UCC), PT. ULTRA PRIMA ABADI (PT. UPA),PT. Phenolix Prima Indonesia.

Terlihat oleh awak media News Investigasi.com, Kapolsek Kompol.H.Slamet.R.S.H.M.M,turun langsung dalam melakukan penggalangan, monitoring dan pengamanan masa buruh diwilayah Kaliseres yang melakukan Unjuk Rasa, Selasa (06/10/2020).

Kapolsek Kalideres Kompol.H.Slamet.R.S.H.M.M,dalam Keterangannya mengatakan Aksi ini akan dilakukan Hingga pukul 10.30, dan di bagi menjadi dua sesi, pertama pukul 14:10 Wib s/d 11:00 Wib, datang satu rombongan menggunakan mobil cary bak terbuka dgn di lengkapi pengeras suara dan alat peraga bendera DPC SPSI di iringi 6 unit motor sebanyak 12 orang.

Para unjuk rasa tersebut berada di depan  perusahaan mereka melakukan orasi dengan dengan  menuliskan " TOLAK OMNIBUS LOW UU TATA KERJA", "MELAWAN OMNIBUS LOW DENGAN MOGOK KERJA","CABUT KLASTER KETENAGA KERJAAN DARI UU OMNIBUS LOW "CIPTA KERJA" YANG MERUGIKAN BURUH/PEKERJA".

Kompol.H.Slamet menambahkan, "berharap aksi unjuk rasa ini berjalan lancar Aman dan kondusif dan tetap mengikuti aturan-aturan Protokol Kesehatan Tentang (3M) Menjaga Jarak, Mengunakan Masker dan Selalu Cuci Tangan dengan Sabun dan Air yang Mengalir berharap kepada massa aksi agar tidak mengikut dan bergabung dengan massa lain, untuk menghindari klaster terbaru.

Mengingat situasi masih Wabah COVID 19, berdasarkan MAKLUMAT KAPOLRI dan Pergub DKI No 79 dan No.88 Th 2020.Ujarnya Kapolsek.

( AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.