Recent Posts

Polres Tangerang Amankan 6 Orang Remaja Demo UU Omnibus Law Secara Anarkis

Polres Metro Tangerang Pers Reles penangkapan 6 orang Remaja Demo anarkis dijalan Daan Mogot Baru Ceper Tangerang 


News Investigasi.com,Jakarta--

Polres Metro Tangerang berhasil mengamankan beberapa orang pedemo yang melakukan tindakan anarkis yang terjadi di depan Kawasan Pergudangan Terpadu Jl. Daan Mogot Batu Ceper Kota Tangerang. 

Ada 6 orang pelaku yang diamankan Polisi tersebut masing -masing dengan perannya adalah : 1.EBP(menendang Bripka Iman Santoso, melempar batu kearah petugas TNI dan Polri) , 2.DG(mekempar batu kearah petugas TNI dan Polri, merusak tutup bensin mobil sabhara),3. MTS ( melempar batu kearah petugas Polisi dan TN|,melempar botol kearah mobil patroli SABHARA )4.MS (menendang lampu sign depan kiri mobil patroli SABHARA ),5.S (naik je atap mobil danmenginjak-injak atap mobil Patroli SABHARA), 6. MI ( menendang pintu sebelah kiri mobil Patroli SABHARA sebanyak 3 kali).

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis 08/10/2020 sekitar pukul 11.30 wib dimana dalam kejadian itu mengakibatkan korban luka luka, patah tulang dan memar dari pihak petugas keamanan masing-masing adalah : AKP Imron Maa'adi SH (pelapor) , AKP Dirgantoro,Bripka Imam Santoso,Briptu Indah Nuramalia, Brigadir Ovan Saputra,Brigadir Ahmad Zuhelmi,Anwar Maulana Rosyidin Bin Nuryan dan Muhamad Sohri bin Mursin.Akibat perbuatan tersebut para tersangka dijerat dengan PASAL : 170 KUHP). DAN ATAU MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAP PETUGAS (PASAL 212 KUHP JUNCTO,213 KUHP) DAN TURUT SERTA MELAKUKAN PENYERANGAN (PASAL 353 KUHP).PASAL : 170 KUHP ANCAMAN 9 (SEMBILAN) TAHUN PASAL : 212 KUHP JO 213 KUHP ANCAMAN 8 (DELAPAN) TAHUN 6 (ENAM) BULAN,PASAL : 358 KUHP ANCAMAN 2 (DUA) TAHUN 8 (DELAPAN) BULAN. 

Dalam Press Confference kepada media yang di gelar pada Rabu,14/10/2020 Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol ,Sugeng Hariyanto mengatakan para pelaku yang sebagian masih berstatus sebagai pelajar ini masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian dan masih didalami apakah ada dugaan dalang atau pihak yang mendanai para remaja ini untuk ikut aksi unras menolak UU Cipta Kerja. 

Disamping mengakibatkan korban luka-luka dari pihak anggota petugas keamanan ,masa pendemo tersebut juga melakukan pengerusakan terhadap satu unit mobil patroli Sabhara dengan cara melempari dengan batu, menendang, memukul mukul dengan kayu serta menginjak-injak atap mobil patroli tersebut.

"Kita masih dalami karena sampai saat ini berdasarkan pemeriksaan dari komunikasi handphone masih besifat ajakan ajakan saja jika memang ada indikasi atau dugaan adanya pihak yang mendanai atau mensupport kegiatan ini akan kita lakukan tindakan yanglebih lanjut dan bagi pelaku yang masih berstatus pelajar akan kita diberitahukan kepada pihak sekolah ke orang tua masing masing…" ujar Kapolres.

( Syam )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.