Recent Posts

Walikota Jakbar : 3 Pintu Air di Akhir Bulan Oktober Harus Selesai

Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto


News Investigasi.com, Jakarta --

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, meminta pembangunan tiga pintu air Kali Mookervaart, di wilayah Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, akhir bulan Oktober ditargetkan selesai dan rampung.

"Pemasangan ketiga pintu air itu, diantaranya di pintu air Jalan Dharmawanita IV, Ruko Golf Lake Residence dan Jalan H Djairi RW 02," ujar Uus Kuswanto saat menyampaikan arahan Gubernur DKI Jakarta terkait penanganan banjir, di aula Kantor Kecamatan Cengkareng, Selasa (27/10/2020).

Agar berjalan dengan maksimal, Camat, Lurah dan unsur terkait diminta proaktif mengawal pelaksanaan ini. Jangan sampai tidak terlaksana, akhir bulan ini targetnya harus rampung.

Selain pembangunan tiga pintu air, Uus juga meminta pengurasan dan normalisasi saluran penghubung Bojong, di Jalan Dharma Wanita dan Waduk Bojong dikawal bersama-sama agar pelaksanaannya maksimal.

"Pak Camat, Lurah, Kapolsek dan Danramil, tolong dikawal, sehingga pelaksanaannya berjalan maksimal," kata Uus Kuswanto.

Masih dikatakan Uus Kuswanto, sinergitas dan keterlibatan aparat wilayah bersama seluruh instansi terkait dalam penanganan banjir atau genangan juga berlaku untuk kelurahan lainnya.

"Ini upaya kita untuk kontrol bersama. Bukan hanya di Rawa Buaya, tapi wilayah Kelurahan lainnya. Kami minta seluruh jajaran bersama-sama mengecek potensi-potensi genangan di tiap wilayah," jelas Uus Kuswanto.

Meski demikian, Uus menekankan seluruh jajaran juga minta aktif di posko penanganan banjir.

"Seluruh aparat dan jajaran harus siap dalam kondisi dan situasi apa pun terkait penanganan banjir atau genangan di wilayah Jakarta Barat," tambah Uus Kuswanto.

Disampaikan Uus Kuswanto, Gubernur DKI Jakarta, telah menginstruksikan saat terjadi genangan air, diberi waktu paling lama enam jam untuk penanganan genangan air.

"Saat wilayah lain sudah normal, semua peralatan atau sarana prasarana dan personel bisa difokuskan di lokasi- lokasi rawan genangan. Termasuk juga di daerah rawan kemacetan, di situ juga bisa dikerahkan petugas untuk penanganannya," pungkasnya.

( As )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.