Recent Posts

3 Anak Dibawah Umur Dicekokin Obat Keras Dan Vidio Porno Lalu Dicabuli

Iilustrasi

News Investigasi.com, Jakarta--

MPS (30) dengan perbuatan yang bejat dan tega melampiaskan hawa nafsunya dengan berbuat Cabul kepada bocah berinisial ZK (4), IC (5) dan MR (6).

Sebelum melakukan tindakan bejatnya,MPS mencekoki korban dengan obat keras dan memberikan tontonan film dewasa kepada korbannya.

Dari ketiga orang korban,dua orang korban di antaranya mengaku sudah beberapa kali disetubuhi oleh pelaku,namun tidak berani bercerita karena diancam oleh pelaku.

Saat petugas menanyakan soal perbuatan pelaku terhadap korban,pelaku susah menjawab karena diduga mengalami depresi.

IR orang tua dari salah satu korban mengaku,selain dicabuli anaknya kerap diberikan tontonan video porno oleh pelaku di kamarnya dan diduga menelan obat keras,Karena korban pernah kedapatan membawa sisa obat tersebut ke rumah.

Saya pikir itu obat punya ibu saya karena lagi sakit dan Obat itu mungkin sisanya,sudah ada yang ditaruh di lidah anak saya dan disuruh
minum oleh MPS,"terangnya,Jum'at (27/11/20).

Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata mengatakan,peristiwa bejat itu terungkap setelah salah satu korban berinisial ZK mengaku kesakitan di bagian kemaluannya,kemudian ibu korban membawa ZK ke dokter untuk memeriksa dengan hasilnya ada luka di bagian kemaluannya akibat benda tumpul.

Setelah itu korban ditanya oleh orang tua nya dan mengaku bahwa dia dan dua orang temannya telah disetubuhi oleh MPS.

Kejadian itu bermula pada saat ketiga korban bermain dengan AR yang merupakan anak pelaku di rumahnya.

Lalu pelaku meminta korban untuk bermain di kamarnya dan pelaku menyetubuhi tiga orang anak yang masih di bawah umur tersebut."jelas AKP Indra.

Modus dari pelaku dengan cara membujuk para korban lalu pelaku memegang kemaluan korban dan membuka pakaian korban kemudian menyetubuhi para korbannya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka kini meringkuk di ruang tahanan Mapolres Serang Kota,Banten."tutup AKP Indra.

( M.Rusli )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.