Recent Posts

Iptu Anggoro : Kesuksesan, Keberhasilan Doa dan Ridho dari Orangtua

Iptu Anggoro ( Kanit Reskrim Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat

News Invesrigasi.com, Jakarta--

Musibah pandemi covid 19 telah menjadi musibah global yang melanda di berbagai dunia, termasuk melanda negeri kita Indonesia. Sudah lebih hampir 11 bulan kita mengikuti berbagai macam kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintah, guna memutus mata rantai penyebaran yang sangat dahsyat dari virus tersebut.

Tidak ketinggalan kita sebagai warga Negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islami tentunya sudah barang tentu mengikuti segala aturan tersebut.

"Di balik musibah tentunya ada hikmah". Itulah kata-kata mutiara yang biasanya sering terdengar di telinga kita atau yang familiar di masyarakat agar kita selalu mendekatkan diri kepada allah.SWT.

Lantas hikmah apa yang dapat kita ambil pelajaran dari musibah ini? Ya tentunya kita lebih memaksimalkan untuk bisa kembali kepada keluarga dan bercengkrama dengan orang tua dan saudara-saudara kita.

Maka kesempatan inilah atau momen inilah yang tentunya harus kita maksimalkan untuk berjumpa serta berkumpul dengan keluarga yang berkualitas, penuh dengan kesopanan, membantu meringankan bebannya serta masih banyak lagi hal-hal yang bisa dikerjakan ketika di rumah saat ini.

Ketahuilah menjadi orang tua bukan mau tidak mau, atau bukan hal kebetulan ataupun pilihan. Kenapa? Karena Allah Swt sudah sangat jelas menggambarkan siklus kehidupan manusia.

Dia-lah yang telah menciptakan kalian dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu dari sel benih; kemudian Dia mengeluarkan kalian sebagai anak-anak; lalu " Dia menetapkan " bahwa kalian mencapai kedewasaan, dan selanjutnya kalian menjadi tua meskipun sebagian di antara kalian"Dia sebabkan" meninggal lebih dahulu: dan "semua ini Dia tetapkan" agar kalian dapat mencapai suatu batas-waktu yang telah ditetapkan oleh-Nya, dan agar kalian dapat belajar menggunakan akal kalian.

Mengutip proses penciptaan manusia dari mulai nabi Adam Alaihi salam yang terbuat dari tanah yang kemudian selanjutnya Allah Swt titipkan melalui rahim ibu kita dari proses air mani yang hina kemudian jadi zighot dan seterusnya sehingga menjadi manusia seperti saat ini yang lengkap dengan kesempurnaan akalnya tiada lain dan tiada bukan untuk kembali mengenal Allah Swt melalui menyempurnakan penghambaan diri kepadaNya.

Iptu Anggoro beliau menguraikan berbuat baik kepada orang tua, merupakan kewajiban kita seorang anak terlebih kita dilahirkan dalam rahim seorang ibu. Bahkan Allah Swt menegaskan dalam firmanNya berbuat baik kepada orang tua di dudukan dalam posisi kedua setelah disuruh beribadah kepadaNya.

Kepada semuanya untuk bisa memaksimalkan birrul walidain atau berbuat baik kepada orang tua dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggungjawab serta adab selagi masih ada. Ada rasa penyesalan ketika mereka sudah tiada di dunia ini baik salah satunya, terlebih jika keduanya.

Penyesalan demi penyesalan dapat di rasakan saat ini yaitu kenapa dulu manja? Kenapa dulu sering merepotkan? Dan akhinya belum bisa berbuat baik semaksimal mungkin.

Adapun kaitannya dengan sukses dan keberhasilan adalah bagaimanapun doa restu dari orang tua merupakan salah satu doa yang mustajab, ridhonya senantiasa di harapkan, senyumannya senantiasa di rindukan.

Bahkan dalam sebuah hadist di sebutkan surga pun ada pada telapak kakinya. Saking mulianya seorang ibu di hadapan Allah Swt, 

meskipun ada yang menyatakan hadist itu palsu akan tetapi buat kita bisa jadi motivasi terbaik sebuah kemulian dan tempat yang di rindukan semua ummat yaitu surga ada pada di bawah telapak kakinya masya Alloh.

Dari itu kepada saudara- saudara ku dikalau mau sukses dan berhasil dalam kehidupan ini dengan membahagiakan orang tua :

1. Selalu tersenyum dihadapannya dan ucapkan terimakasih

Hal sederhana tapi memiliki dampak yang sangat luar biasa.Senyum adalah bagian ekspresi wajah yang dengannya seseorang akan merasa bahagia dan di hargai dan tentunya adalah karunia Allah Swt melalui mulut.Senyum jadi ibadah dan sedekah manakala di tempatkan pada tempatnya dan itu yang di perintahkan serta di contohkan oleh nabi Muhammad.Saw, juga menjadi bagian akhlak terpuji. Kenapa? Karena sebagian orang jarang sekali mengamalkan perintah nabi ini. Lakukanlah kepada orang tua kita selalu memberikan senyuman terindah untuknya pasti akan di balas dengan senyuman dan untaian doa-doa terbaiknya.

Hal sederhana kedua yaitu mengucapkan terima kasih. Ini juga merupakan karakter seorang muslim dan santri untuk bisa mengamalkan dan menyampaikan serta membiasakan mengucapkan terima kasih, karena hal ini wujud tanda kesyukuran kita kepada Allah Swt dan di katakan oleh idola kita nabi Muhammad Saw tidak dikatakan bersyukur kepada Allah Swt orang yang tidak bersyukur kepada manusia.

2. Meminta maaf
Selanjutnya hal sepele untuk bisa sukses dengan membahagiakan orang tua ialah dengan senantiasa mengucapkan permintaan maaf kepadanya meskipun kita tidak berbuat salah apalagi kalau telah berbuat kesalahan. 

3. Jadikan orang tuamu menangis karena kesuksesan dan budi pekertimu dan jangan jadikan orang tuamu menangis karena kegagalanmu dan budi pekertimu yang kurang baik.

Betapa tidak orang tua mana yang tidak menangis ketika melihat anaknya sukses, orang tua mana yang tidak mengalir air matanya ketika melihat anaknya setoran terakhir menyelesaikan setoran hafalannya, orang tua mana yang tidak berkaca-kaca air matanya tatkala melihat anaknya menjadi pemimpin yang disenangi masyarakatnya. 

Tapi ketahuilah bukan pangkat dan jabatan yang di harapkan orang tua, mereka hanya ingin anaknya tau balas budi dan mendoakannya ketika tiada.

Sebaliknya orang tua mana yang tidak nangis ketika anaknya sukses dan berhasil, orang tua mana yang tidak menangis ketika anaknya gagal. Maka dari dua contoh gambaran kasus tersebut pilihlah poin pertama jadikan orang tua menangis karena kesuksesanmu dan budi pekertimu yang baik....

( Redaksi News Investigasi.com )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.