Recent Posts

Lintar Fauzi Direktur LBH Pijar Usai Melayangkan Surat Jubir KPK

Direktur LBH Pijar: Usai Melayangkan Surat Jubir KPK dan Haris Azhar berikan Tanggapan.
News Investigasi.com, Jakarta--

Kasus dugaan korupsi pembangunan Gereja Kingmi di Mile 32, Kabupaten Mimika, Papua, tahun anggaran 2015, masih tertahan di penyelidikan.

Hal ini disampaikan juru bicara Pelaksana Tugas (Plt) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri seperti yang dikutip melalui media beritasatu.com, Selasa (24/11/2020).

Ia memastikan, kasus yang menelan anggaran sekitar Rp 160 miliar ini masih di tahap penyelidikan. "Kasus masih di tingkat penyelidikan," kata Ali

Sebelumnya, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH-Pijar) Lintar Fauzi kepada sejumlah awak media sudah menyampaikan surat permohonan keterbukaan informasi publik kepada KPK, Jumat (20/11/2020) lalu.

"Kami sudah melayangkan surat permohonan keterbukaan informasi publik ke KPK secara resmi," ujar Lintar dalam keterangan tertulis, Rabu (25/11/2020).

Ia menegaskan, pihaknya berharap agar KPK lebih cepat memproses kasus tersebut. Dan harus sesuai dengan prosedur hukum acara, karena ini menyangkut stabilitas di Pemkab Mimika.

Sejalan dengan hal tersebut Direktur Eksekutif Loktaru Haris Azhar juga menyampaikan, KPK harus segera kerjakan kasus ini. Karena masih banyak kasus serupa di Mimika.

Menurut dia, pembangunan Gereja Kingmi yang sudah berlangsung selama tiga tahun lebih dan menelan anggaran lebih dari seratus miliar, tidak kunjung selesai.

"Kasihan rakyat di Mimika menyaksikan bupatinya yang seenaknya kalau bicara, pembangunan tidak jalan," jelas Haris.

Hingga saat ini, para saksi yang dimintai keterangannya oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi tersebut berasal dari lingkungan Pemda Mimika, swasta, dan tokoh agama.

Kemudian pihak-pihak yang sudah dimintai keterangan oleh KPK diantaranya adalah Direktur PT Nemangkawi Jaya Alexander Omaleng yang tak lain adalah anak kandung Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Selain itu ada juga Sekda Kabupaten Mimika 2014-2015 Ausilius You, Kadis Pendapatan Kabupaten Mimika tahun 2013-2015 Cheryl Lumenta, Asisten Daerah Bidang Kesra Kabupaten Mimika tahun 2015-2017 Alfred Duow, Kadis Sosial Kabupaten Mimika tahun 2014-2015 Gerrit Jan Koibur, Kepala Cabang PT Darma Abadi Consultant Muhammad Natsar, dan Direktur PT. Kuala Persada Papua Nusantara M. Ilham Danto.

( AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.