Recent Posts

Pria Paru Baya Stres Siduga Bakar Masjid Di Cengkareng Hampir Nyaris Di Amuk Warga

Pria Stres Paruh Baya di Duga Ingin Bakar Masjid.


News Investigasi.com,Jakarta--


Seorang pria paruh baya hampir nyaris di amuk massa dijalan Kamal Raya RT 02/08 Cengkareng  Barat, Cengkareng Jakarta Barat.

DMS (56) pria baya tersebut tertangkap tangan oleh pengurus masjid di  duga  ingin mencoba melakukan membakar masjid Istiqomah di jalan Kamal Raya dengan cara lempar bom molotov.

Untungnya pria baya tersebut di amankan pengurus masjid, karena banyaknya massa yang geram dari perbuatannya.sabtu (26/12).

" menurut Syaiful  pengurus masjid , pelaku awalnya saat jamaah ingin menjalankan sholat isya, pelaku saat berada di atas motor di duga ingin bakar masjid, kemudian kami tanyakan tidak mengakui, kemudian di introgasi untuk melihat rekamann cctv, akhirnya dia akui, dan juga jaket yang pelaku pakai kena terbakar begitu juga motornya." kata Syaiful.

Lanjut Syaiful, dan dari hasil  temuannya di bawah menara  ada pecahan botol  dan area parkir samping wudhu bekas sisa  beling
botol dan tembok masjid ada bekas asap hangus warna hitam.

Dan saat kami tanya ke pelaku, dengan alasan ingin membersihkan badan." sambungnya.

Perbuatan pria baya tersebut di benarkan Kapolsek Cengkareng Kompol Egman melalui pesan whatsupp," yaa benar ada seorang pria baya ingin mencoba membakar masjid, kemudian pelaku sudah kami amankan dan pelaku saat ini  telah dilimpahkan ke Polres Jakarta Barat , guna penyelidikan untuk di minta keterangannya. kata Egman.

Dan menurut tetangga pelaku yang beralamat di Tangerang Jati Mulya, bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa , yaitu stress   karena pelaku  seharinya juga ngojek dan pernah ribut  di pangkalan bunder Kamal, Ucap Samin Bule.

Begitu juga Sendi (33) anak pelaku yang kedua, menjelaskan kepada faktaexpose.com, bapak saya terkana gangguan jiwa 10 tahun, dan sudah pernah di rawat RSJ Grogol sekitar 5 tahun lalu, dan bapak saya pernah mengalami telanjang bulat di Bundaran Kamal."tambah Sendi.

( Kandi Ganawan )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.