Recent Posts

Sosok Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi

Kompol Teuku Arsya Khadafi

News Investigasi.com,Jakarta--

Masih ingat dengan Teuku Arsya Khadafi. Perwira Polri yang menggegerkan dunia maya saat peristiwa bom Thamrin 2016 lalu.

Ya, Arsya yang saat itu menjabat salah satu kanit di Resmob Polda Metro Jaya itu fotonya viral di media sosial. Namanya mulai diburu sejumlah netizen, khususnya kaum hawa.

Kini, lulusan Akpol 2003 itu menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Merangkum berbagai sumber, Arsya dikenal sebagai polisi yang malang melintang di dunia reserse dan intel kepolisian.

Kompol Teuku Arsya Khadafi adalah seorang perwira polisi berdarah Aceh. Ayahnya juga seorang polisi bernama Kombes Zulfattah Sulaiman. Kompol Teuku Arsya Khadafi adalah anak kedua dari empat bersaudara.

Kakak tertua Kompol Teuku Arsya Khadafi bernama Teuku Agha Alravy. Sedangkan yang satu lagi adalah adik perempuan Kompol Teuku Arsya Khadafi yang bernama Pocut Diva Syahnaz dan anak terakhir bernama Tengku Zaky.

Sejak lulus dari akademi kepolisian Kompol Teuku Arsya Khadafi memang sudah berkarir di bidang reserse dan intel kepolisian RI.

Dia lulus Akpol tahun 2003. Angkatannya di Akpol bernama Tantya Sudira Jati. Setiap angkatan di Akpol memang memiliki nama sendiri-sendiri.

Sebelum masuk pendidikan Sespimen, Arsya menjabat Kanit II Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Bahkan angkatan Tantya Sudira Jati ini langsung ditempatkan di Polwiltabes Surabaya dan langsung ditugaskan di unit Jatanras.

Ia pun terpilih sebagai lulusan terbaik dalam Pendidikan Sespimen Polri Angkatan 57.

Perwira berpangkat Komisaris Polisi ini meraih tiga predikat Terbaik, yakni, Serdik Terbaik, Naskap (Naskah Strategi Perorangan) Terbaik dan Berkepribadian Terbaik.

Selama di Polda Metro Jaya, Arsya telah mengungkap beberapa kejahatan jalanan lainnya. Mulai dari begal, jambret, hingga kasus pembunuhan.

Contoh saja kasus perampokan dan pembunuhan ibu dan anak balita di Cilincing tahun 2015 menjadi peristiwa yang paling diingat. Termasuk mengungkap kasus yang dilakukan residivis narkoba, Heri.

Setelah malang melintang menduduki jabatan penting termasuk Ajudan Kapolda Metro Jaya tahun 2019, kini Arsya dipercaya menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Sekalipun kini dia bisa duduk santai di belakang meja ruang Kasat, namun ia memilih tetap terjun ke lapangan bersama sejumlah anggota.

Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat juga pernah membongkar sejumlah kasus kejahatan seperti perampokan toko emas di Kembangan dan Taman Sari serta jual beli senjata ilegal hingga belum lama ini membongkar sindikat penggelapan mobil rental dan masih banyak lagi kasus yang ia ungkap bersama anggota Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

( AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.