Recent Posts

H.A.Mudjamil : Anies Baswedan Perlu Evaluasi Pejabat Wilayah " PPKM Banyak Yang Langgar "

H.A.Mudjamil ( Tokoh Betawi Jakarta Barat ).

News Investigasi.com, JAKARTA - 


Menyusul tragedi penembakan di salah satu Caffe yang terletak diwilayah cengkareng Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan diminta evaluasi pejabat wilayah yang diduga terdapat pembiaran dan pengawasan yang longgar, terhadap oprasional Caffe dan Tempat Hiburan Malam yang melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ).

Bang H. A Mudjamil yang akrab dipanggil dengan sapaan babeh Djamil selaku salah satu Tokoh Betawi di Jakarta Barat beliau mengatakan Menurutnya Pemerintah Provinsi DKI hingga tingkat terendah diwilayah seharusnya melakukan pengawasan ketat terhadap sektor usaha yang sangat berpotensi menjadi cluster penyebaran Covid 19 dan tindak Kriminalitas seperti tempat hiburan malam.

" Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan perlu Evaluasi sampai pejabat tingkat terendah diwilayah, kok masih ada tempat hiburan yang beropasi, contohnya Kasus RM Caffe beberapa hari lalu , sudah pernah di sanksi tapi masih bisa beroprasi " ungkapnya.

Bang Djamil juga menambahkan, penindakan seharusnya bukan hanya dijadikan ritual semata, berkaca pada kasus RM Caffe , itu sudah jelas pelecehan terhadap kerja keras pemerintah dalam penanggulangan Covid 19 dan pelecehan juga terhadap penegakan Perda Pemprov DKI.

" Pengawasan dan penindakan janganlah dijadikan hanya ritual semata, yang dilakukan kalau masyarakat sudah resah, dilakukan kalau sudah ada kejadian , sekarang baru krabak grubuk melakukan penindakan terhadap tempat hiburan malam tersebut ( hanya mencari sensasi dan Pembenaran ) seakan-akan tidak mau ada yang disalahkan.

Jangan sia-siakan anggaran yang sudah cukup luar biasa untuk menekan penyebaran wabah Covid-19.Dan juga jangan sia-siakan pengorbanan Pemetintah,TNI,Polri,Tim Medis yang sudah berupaya untuk Memutuskan mata rantai Wabah Covid-19 tersebut.

"Saya harap Gubetnur DKI Jakarta Anis Baswedan kroscek lah bawahannya karna Bisa saja diduga ada main mata antara pemilik usaha dan pejabat terkait diwilayah "tegasnya.

( AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.