Recent Posts

Polres Metro Jakarta Pusat Tekan Covid-19 Terapkan Program 1 RW 1Polisi

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi menjelaskan, saat ini mereka sedang menjalankan program 1 RW 1 Polisi. Nantinya, polisi itu di back up unsur TNI dan Satpol PP. Mereka bertugas membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya Covid-19.

News Investigasi.com,JAKARTA – 

Untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penularan virus Covid-19, Polres Metro Jakarta Pusat menebar polisi di tengah-tengah masyarakat mulai besok Kamis (18/2/2021). Satu RW satu polisi. Petugas itu akan dibantu 3 orang relawan di masing-masing RT di seluruh Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi menjelaskan, saat ini mereka sedang menjalankan program 1 RW 1 Polisi. Nantinya, polisi itu di back up unsur TNI dan Satpol PP. Mereka bertugas membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya Covid-19.


Kapolres Jakpus, Forkopimda dan Ulama Komitmen Tekan Covid-19Wakapolda Metro dan Kapolres Jakpus Gencarkan Gerakan Donor Plasma Konvalesen
Untuk memperluas jangkauan pengawasan, mereka bermitra dengan masyarakat dan membentuk Satgas 3 pilar di tingkat RT, Satgas itu direktut dari 3 orang warga di tingkat RT. 

Satgas itu bertugas sebagai pengawas penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) 3M pus 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak,menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan interaksi.

"1 RW 1 polisi dibantu Kodim juga dan Satpol PP. Tapi kan karena RT nya itu banyak ya RW itu ada 390, RT kurang lebih 4.680, nah di masing-masing RT ada relawan masing-masing 3. Nah itu capnya di lengan yakni 3 pilar. Jadi kita sama-sama berkolaborasi antara pemerintah , tiga pilar dan komponen masyarakat," ujar Kombes Hengki, Rabu (17/02/2021).

Pada program itu, masyarakat tidak lagi ditempatkan sebagai objek dari program pemerintah. Tetapi, masyarakat berperan aktif sebagai ubjek atau komponen utama upaya menghentikan penularan virus mematiian itu.

"Jadi (program ini) intinya kita berkolaborasi dan masyarakat bukan hanya sebagai objek tapi juga sebagai subjek. Jadi mulai dari tingkat RT ada pengawasan dari mereka sendiri. Artinya ini dari bottom up (hubungan vertikal) 5M ini merupakan peranan yang penting dan Alhamdulillah saat ini sudah meningkat hijaunya. Dan insyaalah dengan kita bersama sama bisa menangani pandemi ini khususnya di Jakarta Pusat," katanya.

Program 1 RW 1 polisi dan Satgas tingkat RT itu, kata dia, sebenarnya telah berjalan di masyarakat. Tetapi besok atau Kamis pagi 18/2/2021, program itu diluncurkan secara resmi. Dengan bergulirnya program itu, masyarakat akan saling mengawasi satu sama lain. Khususnya pada upaya mendisiplinkan warga menerapkan disiplin Prokes.

"Jadi bukan saya, Pak Walikota, Pak Dandim yang ngotot-ngotot Prokes, mereka (masyarakat) yang akan berinisiatif dengan komunitas mereka sendiri," ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 0501 Jakarta Pusat Kolonel Infanteri Lukman Arief berharap, upaya bersama dengan melibatkan masyarakat itu membuahkan hasil. Sebab, target utama mereka adalah mewujudkan Jakarta Pusat bebas Covid-19 bulan depan.

(RD)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.