Recent Posts

As.Sisca Pradita.SH : Wartawan Itu Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Apa salah Wartawan Terkait THR !.......

As.Sisca Pradita.SH ( Pimpinan Redaksi News Investigasi.com ).

JAKARTA, News Investigasi.com--


Adanya Himbauan Larangan Dewan PERS dan Himbauan Ketua Koordinator PWI Jakarta Barat tentang Wartawan tidak boleh meminta Hari Tunjangan Hari Raya ( THR ) 2021 kepada Instansi Pemerintah, TNI, Polri dan Swasta atau sebaliknya.Selasa ( 4/5/2021).

Hal itu mengundang respon yang sangat luar biasa terhadap para wartawan/jurnalis yang berada di DKI khususnya di Jakarta Barat.

Pimpinan Media News Investigasi.com, menyikapi tentang larangan THR tersebut sudah sangat jauh dan seharusnya tidak perlu dibuatkan Himbauan Tersebut.

Karna itu semuanya tergantung bagai mana pendekatan wartawan dengan para pejabat tersebut. " Kalau ada Pejabat Instansi Pemerintah, TNI dan Polri dan swasta ada yang mau ngasih dengan sukarela bagaimana ?....apa salahnya".Dimana pidananya ?.Dimana dasar hukumnya .

Karna menurut sisca dalam kehidupan masyarakat, pemerintahan,TNI, Polri dan swasta terdapat peran serta media yang menjembataninya.

"Secara konsepsional, wartawan ini adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Bekerja tanpa embel-embel," ujar Sisca.

"Seperti halnya, dalam pembangunan pemerintah tugas media dalam menginformasikan kepada masyarakat. Begitu juga, jika ada kesulitan masyarakat, media harus cepat memberitakannya, sehingga pemerintah bisa mengambil langkah cepat," terangnya.

Untuk itu, dia menyatakan, media tidak dapat dijauhi dan menjauh dari pemerintah, TNI, Polri masyarakat dan swasta.

Sisca menambahkan apalagi dimasa pandemi wabah Covid-19 walau pun nyawa taruhannya, yang tidak diketahui akan terpapar atau tidaknya, namun informasi yang diberikan wartawan lewat tulisannya itu telah banyak mempengaruhi masyarakat.

Namun rekan-rekan wartawan terus berkarya memberikan pemahaman kepada masyarakat, yang dimana masyarakat tidak sepenuhnya mengerti bahaya corona virus dan cara mencegahnya.

Lewat tulisan-tulisan seorang wartawan lah masyarakat bisa mengerti apa itu social distancing dan apa itu physical distancing. 

Dengan memberikan pemahaman yang baik dan terus menyuarakan tentang pencegahan covid-19, wartawan seakan tidak takut oleh virus corona walau pun tanpa dilengkapi oleh APD yang memadai.

Namun seakan pemerintah tidak memberikan apresiasi yang baik kepada wartawan yang sering menyuarakan pencegahan dan himbauan pemerintah serta maklumat Kapolri.

Ibarat pahlawan tanpa tanda jasa, wartawan yang sering meliput covid-19, namun tanpa diperhatikan pemerintah. Bayangkan saja seandainya seorang jurnalis terpapar virus corona maka satu keluarga akan terpapar. Namun sangat disayangkan pemerintah tidak mengerti sejauh itu.Kata sisca.

Belum adanya penganiayaan - penganiyaan, intimidasi terhadap para  wartawan dibeberapa daerah yang banyak sering terjadi." Apakah tidak melihat kearah situh betapa bahaya Dan kerasnya nya para pekerja Penulis yang berada dilapangan tersebut.

Dan perlu kita sama- sama ketahui apakah perusaahaan media sudah mensejahterakan, memberikan gaji atau instensip bagi wartawan " Hanya Tuhanlah yang Tau"." Ingat mereka juga mempunyai anak dan Istri yang perlu mereka hidupkan".Tegasnya Sisca.

( Redaksi News Investigasi.com )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.