Recent Posts

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, 11 Orang Debt Colektor Jadi Tersangka Perampasan Motor

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus ditemani Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Guruh Arif Darmawan, Kasat Reskrim Polres Jakut, Kompol Ricky Pranata Vivaldy saat konferensi pers di Mapolres Jakarta Utara, Senin (10/5/2021)

 
JAKARTA, News Investigasi.com--

Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 11 orang tersangka yang melakukan kekerasan terhadap anggota TNI, Senin (10/5).

11 orang tersebut dikabarkan berprofesi sebagai debt collector yang akan melakukan perampasan kendaraan yang sedang dipakai seorang anggota TNI yang bertugas sebagai Bhabinsa Kelurahan Semper, Koja, Jakarta Utara dengan cara dicegat di pintu masuk Tol Koja sekitar pukul 13.30 WIB.

Keterangan pers yang diterima Indonesian Post, kejadian yang terjadi pada 06 Mei 2021 ini masing-masing dari 11 tersangka memiliki peran yang berbeda-beda.

Kronologi kejadian, Bhabinsa tersebut dikabarkan sedang membawa warga yang sedang sakit untuk di antar ke rumah sakit, sampai di pintu tol dicegat puluhan orang mengaku sebagai devt collector dan akan merampas kendaraan yang sedang dipakai untuk membantu warga tersebut.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi persnya, para tersangka tidak bias menunjukkan dokumen legalitas dalam penarikan unit kendaraan.

"Para tersangka tidak bisa menunjukkan dokumen legalitas dalam penarikan unit kendaraan, seperti surat kuasa, SPPI, surat tugas, identitas diri (KTP) dan sertifikat jaminan fidusia," ujar Kombes Yusri, Senin (10/5/2021).

Kejadian yang sempat viral ini, para tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji Polres Metro Jakarta Utara dan dikenakan Pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 1 tahun 6 bulan dan atau 365 KUHP jo 53 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun penjara.

( YG )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.