Recent Posts

Gubernur DKI Jakarta adakan Pengetatan Aturan, Sikapi Lonjakan Kasus COVID-19

Gubernur DKI bersama Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya saat memimpin apel penangangan covid-19 di Jakarta. 


JAKARTA, News Investigasi.com--

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro hingga 28 Juni 2021 mendatang. Adapun perpanjangan PPKM sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 759 Tahun 2021.
Dalam aturan tersebut sejumlah aturan diperketat seperti pembatasan kegiatan hingga pukul 21.00 WIB dan pembatasan jumlah pekerja di kantor.

Pengetatan ini dilakukan setelah dua hari berturut-turut tambahan kasus covid-19 mencapai angka 4.000. Sejumlah rumah sakit juga dilaporkan mulai hampir penuh oleh pasien covid-19 termasuk Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.

Mengutip dari akun Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta, terdapat aturan-aturan terkait aktivitas masyarakat selama PPKM mikro berlangsung.

1. Perkantoran (swasta, pemerintah, BUMN/BUMD)

- Zona kuning: 50 persen WFH
- Zona merah: 75 persen WFH

2. Belajar mengajar

- Zona kuning dan oranye: daring atau tatap muka sesuai aturan teknik Kemendikbud Ristek.
- Zona merah: daring

3. Perguruan tinggi/akademi

Daring atau tatap muka tetapi bertahap melalui proyek percontohan dan protokol kesehatan sangat ketat.

4. Tempat ibadah

Kapasitas maksimal 50 persen dari kapasitas total.

5. Moda transportasi

Ada pembatasan kapasitas penumpang.

6. Tempat makan (warung, kafe, restoran, pedagang kaki lima, lapak jajanan)

- Makan di tempat maksimal 50 persen.
- Operasional tempat makan maksimal pukul 21.00 WIB.
- Makanan dibawa pulang hingga 24 jam atau sesuai jam operasional dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

7. Tempat kebutuhan pokok masyarakat

Beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

8. Fasilitas pelayanan kesehatan

Beroperasi 100 persen.

9. Aktivitas di area publik

Beroperasi 50 persen kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

10. Kegiatan seni, sosial dan budaya di area publik

Beroperasi 25 persen kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

11. Pusat perbelanjaan/mal

Jam operasional maksimal pukul 21.00 WIB.

12. Konstruksi

Beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

Aturan tentang transportasi atau pergerakan orang selama PPKM mikro

1. Aturan ganjil/genap (mobil pribadi)

Tidak diberlakukan

2. Kendaraan pribadi

- Maksimal penumpang 50 persen dari kapasitas.
- 100 persen kapasitas jika penumpang berdomisili alamat yang sama.

3. Kendaraan umum angkutan massal, taksi, rental

Maksimal 50 persen dari kapasitas.

4. Ojek (online dan pangkalan)

Penumpang 100 persen kapasitas.

5. Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB)

Tutup

Sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan

1. Tidak memakai masker

- Kerja sosial membersihkan fasilitas umum.
- Denda administratif maksimal Rp250ribu.

2. Pelanggaran oleh pelaku usaha

- Teguran tertulis
- Penghentian sementara kegiatan dengan pemasangan segel di pintu masuk.
- Denda administratif maksimal Rp50juta.

- Pembekuan sementara izin usaha.
- Pencabutan izin usaha.

( DT )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.