Recent Posts

Kabupaten Bogor Perketat PPkM Mikro, Satpol PP akan Masuk Ke Desa

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bogor Agus Ridho usai menggelar pemeriksaan terhadap wisatawan di Posko Covid-19 Simpang Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 

BOGOR, News Investigasi.com--


Demi menekan lonjakan kasus Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bogor memerintahkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) masuk desa melakukan pengawasan.

Upaya tersebut diharapkan efektif mendorong warga membatasi kegiatan termasuk melaksanakan protokol kesehatan secara baik dan ketat.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, mengatakan jumlah personel yang akan dikerahkan sebanyak 435 anggota ke seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Bogor.

"Setiap satu desa, satu personel kita tempatkan," kata Agus di Cibinong, Kamis (17/6/2021).

Selain berfungsi untuk sosialisasi, Satpol PP juga akan melaksanakan pengawasan dan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM.

Mereka akan berkoordinasi dengan Polsek setempat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas termasuk kepala desa dan pihak terkait lainnya.


Dia menegaskan bahwa PPKM berbasis mikro ini akan jauh lebih ketat dengan cara diawasi setiap hari.

Setiap personel akan menyisir sampai ke unit tingkat RT/RW hingga fasilitas publik untuk memastikan tidak terjadi kerumunan atau pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

"Ya artinya sudah disesuaikan aturan kalau misalnya contoh ada hajatan kerumunan, ya dikontrol dan di situ kita pastikan prokesnya sesuai langkah-langkah, kalau di sana terbukti melanggar nanti kita tindak," ungkapnya.

Untuk itu, ia memohon perhatian warga Kabupaten Bogor karena dalam beberapa hari ini terjadi peningkatan jumlah kasus harian positif Covid.

"Mudah-mudahan dengan pola ini bisa menekan laju kenaikan kasus Covid-19, karena sebetulnya kan kita lebih kepada bagaimana di desa ini PPKM efektif yaitu dengan cara Satpol PP masuk ke desa," jelas dia.

(LL)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.