Recent Posts

Milad Jakcover Yang di Gelar di Coffe Shof Taman Kopi Telah dapat Izin dari Pengelolah Pasar

Coffe Shof Taman Kopi yang Kena sangsi oleh Satpol PP Walikota Jakarta Barat.

Www.News Investigasi.com,Jakarta--

Peristiwa Kerumunan yang diselenggarakan oleh salah satu Coffe Shof Taman Kopi atas penggelaran Milad Jakcover mengindang banyak respon dari berbagai kalangan.

Dalam gelar Milad Jakcover tersebut diselenggarakan oleh Coffe Shof Taman Kopi yang beralamat di Jalan raya Utan jati Kelurahan Pegadungan Kecamatan Kalideres Jakarta Barat pada malam sabtu.

Terpantau oleh awak media News Investigasi.com, Lembaran Sangsi yang diberikan oleh Satpol PP Walikota Jakarta Barat terpampang jelas dikaca Coffe Shof Taman Taman Kopi tersebut.Minggu (31-10-2021).

Awak media yang datang saat kejadian kerumunan tersebut meminta Kompirmasi kepada Pengelolah Pasar segar Ngasikin, beliau sangat gugup saat wartawan mempertanyakan apakah kegiatan Milad Jakcover tersebut sudah mendapatkan izin.

" Ia saya sudah panggil tapi tidak datang " akan tetapi setelah acara Milad sudah akan berakhir. Jadi kemana aja Kepala Pasar tersebut seakan akan adanya pembiaran dan mengizinkan acara tersebut.

Satu satu Penyewa kios Dipasar segar tersebut yang tidak mau disebutkan namanya beliau mengatakan kepada awak media, " ia kami sebagai penyewa kios yang berada dipasar ini tidak bisa berbuat apa apa tentang peristiwa tersebut, yang saya tau kepala pasar sudah menginformasikan Kepada semua penyewa kios bahwa keberadaan Coffe Shof yang tadinya bernama Kopi Jack akan dikembalikan lagi fungsinya sebagai lahan parkir, setelah ganti nama Taman Kopi dari Pengelolah Pasar belum adanya pelaksanaan tersebut.Ada apa?...

" Ya kalau saya sebagai Penyewa mah malah senang kalau lahan Coffe Shof tersebut dikembalikan menjadi Lahan Parkir.Ujatnya.

Suhatmo warga masyarakat yang tidak jauh dari Pasar segar juga beliau mengatakan " saya sangat Kwatir tentang keberadaan Coffe Shof yang berada di pasar segar, setiap malam nya sangat berisik dengan alunan musik nya sampai malam hari.

" Apa lagi kita masih sangat mengkwatirkan ancaman dari Covid-19 yang kapan saja bisa menyerang kita atas adanya kerumunan tersebut.

Kalau saya sebagai warga masyarakat hanya bisa menghimbau kepada instansi Pemerintah agar keberadaan Coffe Shof tersebut yang berada di Pasar segar harus ditiadakan agar tidak menimbulkan klaster klaster baru Covid-19 tersebut.tandasnya.

( AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.