Recent Posts

Unit Reskrim Polsek Kalideres Ringkus Sopir Angkot Penganiaya Seorang Pelajar

Kapolsek Kalideres, AKP Hasoloan Situmorang, didampingi Wakapolsek AKP Suparno,Kanit Reskrim AKP Haris Sanjaya dan Panit Reskrim Ipda Sutrisno menjelaskan kepada wartawan dalam Persliris Kasus Penganiayaan oleh Sopir angkot.


Www.News Investigasi.com, Jakarta--

Unit Reskrim Polsek Kalideres dibantu Tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat,  meringkus IS alias BM (24) sopir angkot  penganiaya seorang pelajar DM (17) di  wilayah Kalideres, Jakarta Barat. Saat kendaraannya terbalik di Tol Kapuk, tersangka sempat kabur ke semak-semak.

Kapolsek Kalideres, AKP Hasoloan Situmorang, menjelaskan kepada wartawan, korban DM dari Bandengan Selatan, Jakarta Barat, bermaksud pulang menumpang angkutan kota (Angkot).

"Ketika para penumpang lain turun, tinggal korban sendirian. Namun karena mecet sopir mencari jalur lain yang tidak macet," tutur kapolsek didampingi Wakapolsek AKP Suparno dan Kanit Reskrim AKP Haris Sanjaya serta Panit Reskrim Ipda Sutrisno, Kamis (14/10/2021) sore.

Hasoloan menambahkan, korban dibawa keliling di kawasan Cengkareng -Kamal mulai curiga. "Saat angkot berada di CBC Tegal Alur sopir meminjam handphone korban dengan alasan akan menelepon bosnya," kata kapolsek yang kemudian menambahkan tak lama berselang korban dipukuli sopir sebanyak tiga kali pakai kunci roda.

Kesakitan dihantam kunci roda, pelajar itu berteriak hingga mengundang perhatian  warga sekitar yang langsung mengejar angkot tersebut. DM yang ketakutan nekat meloncat dari angkot dan tersangka melarikan diri ke arah jalan tol Kapuk. Tapi di tol kendaraan itu terbalik dan tersangka IS kabur ke semak-semak.

Peristiwa yang terjadi Sabtu (10/10/2021) sekitar Pk 23:00 WIB itu dilaporkan oleh korban ke  Polsek Kalideres. Selang tak lama pelaku ditangkap lalu diamankan ke kantor polisi tersebut. 

Atas perbuatan nya pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman pidana 9 tahun penjara.

( RD )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.