Recent Posts

Banggal Aritonang : Kepala Dinas Harus Tutup Terminal Grogol

Pengurus Paguyuban Terminal Kalideres ( PTK ) Banggal Aritonang.

www.News Investigasi.com,--

JAKARTA,-- Keberadaan Terminal Bayangan Sudah Sangat Berjamur di Seluruh Ibu Kota DKI Jakarta.

Keberadaan Terminal Bayangan Tersebut telah direspon oleh Paguyuban Terminal Kalideres (PTK ) yang sudah sangat merugikan Para Pengurus PO dan Karyawan PO yang berada di Terminal yang Resmi.Sabtu (2-4-2022).

 Pengurus Paguyuban Terminal Kalideres ( PTK ) Banggal Aritonang beliau mengatakan Kepada Awak Media News Investigasi.com, Kami dari Paguyuban Terminal Kalideres ( PTK ) sangat Menyesalkan dan Menyayangkan atas Berjamurnya Para Terminal Bayangan yang telah berjamur di Ibukota Jakarta Khususnya di Jakarta Barat.

Banggal menjelaskan, Keberadaan Terminal Bayangan Tersebut Khususnya di Jakarta Barat Sebanyak 32 tempat telah Melanggar Peraturan Kementerian Perhubungan ( Permenhub ) Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Menaikan dan Menurunkan Penumpang Hanya diperbolehkan didalam Terminal yang Resmi didalam Terminal yang Resmi ditunjuk oleh Dinas Perhubungan dan Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

Dan juga Keberadaan Terminal Bayangan Tersebut telah Melanggar  Peraturan Daerah ( Perda ) Nomor 8 Tahun 2007 Tentang Penertiban Umum yang telah disalahgunakan dan berubah Fungsi. kata Banggal.

Banggal juga Menyoroti tentang Terminal Grogol yang mana Keberadaannya adalah nya hanya untuk Kendaraan Dalam Kota, bukan untuk Kendaraan Bus AKAP disana.

" Saya mohon kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sudin Perhubungan agar Keberadaan Terminal Grogol harus ditutup Kendaraan Bus AKAP yang masuk kedalam Terminal Grogol, yang mana juga keberadaan Terminal Grogol buat Bus Akap tidak dikeluarkan Retribusi ke Pemerintah daerah DKI Jakarta hanya Retribusi Mobil Dalam kota dan Kios-kios yang berada didalam Terminal Grogol tersebut.

" Jadi sama saja Terminal Bayangan sama Terminal Grogol yang telah Melanggar dari Kementrian Perhubungan Republik Indonesia dan Peraturan Daerah ( Perda ) DKI Jakarta".

Lanjut Banggal menegaskan, Kepala Dinas DKI Jakarta Perna Mengeluarkan Surat Keputusan Tentang Penutupan 10 terminal di DKI Jakarta termasuk Terminal Grogol. " Kenapa Terminal Grogol dibuka diperbolehkan beraktivitas para Bus AKAP beraktivitas menjual Tiket didalam Terminal tersebut ada apa ?.....dan ada Permaina apa !.....


Didalam Terminal Grogol juga masih melakukan Transaksi dan beraktivitas Penjualan Tiket didalam Terminal tersebut dengan loket-loket yang telah tersedia.apakah Mereka Mereka Membayar Retribusi kepada Pemda ?...Ujarnya Banggal.

( DT )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.