Recent Posts

Marak nya Judi Togel di Kabupaten Tangerang, Ironisnya Instansi Terkait Tutup Mata

Gambar Ilustrasi

www News Investigasi.com,--

Kab.TANGERANG,-- Judi Toto gelap,atau Togel di Kab.Tangerang Marak ke semua pelosok , Dari Gang Hingga Pasar Tradisional,sampai ke pelosok kampung,dan Desa,dan sangat meresahkan masyarakat bawah,terutama kaum ibu ibu,ironis nya pejabat instansi yang berwenang terkesan tidak tau atau tutup mata.

 Selain meresahkan masyarakat   aktivitas judi togel ini merusak Re generasi bangsa,yang baik,akan  kecanduan dan banyak berharap,dapat,tapi tidak sadar,kalau yang sesungguhnya mereka di bikin bodoh.yang sangat mengkhwatirkan karena,Aktivitasnya tak lagi terselubung.terang terangan seakan sudah tidak takut hukum Tuhan..

Parahnya lagi, diduga ada bandar togel besar di Kab.Tangerang yang tidak tersentuh oleh aparat yang berwenang.
 
Dari penelusuran tim Media News Investigasi.com.dan Team pada jumat (22/7/2022) para pengecer, koordinator hingga bandar sudah kebal hukum.,seakan akan hukum di buat bukan di patuhi,tapi untuk di langgar.

Sementara Undang undang sudah jelas menjelaskan terkait pasal perjudian.

Sebagaimana diatur dalam KUHP.

Pasal 303 ayat (1) KUHP , berbunyi:

1) Diancam dengan kurungan paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah.

barangsiapa menggunakan kesempatan untuk judi utama, yang diadakan dengan melanggar peraturan pasal 303;

barangsiapa ikut serta serta permainan judi yang diadakan di jalan umum atau di pinggirnya maupun di tempat yang dapat dimasuki oleh khalayak umum, kecuali jika untuk mengadakan itu, ada izin dari penguasa yang dilarang.

Sementara itu mengenai perjudian online diatur dalam Pasal 27 ayat (2) UU ITE yang berbunyi:

Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menerapkan, mentransmisikan, dan atau membuat dapat diaksesnya Informasi atau Dokumen Elektronik yang memiliki peringkat perjudian .

Ancaman terhadap pengaturan ini diatur dalam Pasal 45 ayat (2) UU 19/2016 , yakni:

Setiap Orang yang sengaja dan tanpa hak, atau mentransmisikan dan / atau mentransmisikan dan / atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian dalam pasal 27 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan / atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Menanggapi hal itu salah seorang tokoh masyarakat yang enggan memberikan indentitasnya menegaskan, perjudian togel tak lagi terselubung.

Dia menilai maraknya perjudian (togel) di Kabupaten Tangerang,atau Tangerang Raya di duga ada  kerjasama antara Bandar (Pemilik Modal)  dan Aparat penegak hukum.

"Ini sudah semakin marak judi togel di kab.Tangerang, dijual terang- terang mulai dari gang sampai di pasar, sudah pasti ada aparat yang membekengi, " ungkapnya.

Menurut Dia, Jika aparat sudah tak lagi menindak oknum oknum ini bisa disimpulkan bahwa togel ini terstruktur baik di di tingkat Polres hingga Polda. Ini tidak boleh dibiarkan. Aparat bersikap diam bisa disimpulkan ada kerjasama terstruktur," tegasnya kepada media ini, Jumat (22/7/2022).

Menurutnya , aparat berwenang seolah-olah menutup mata dengan maraknya judi togel. "Bagaimana mu jadi Tangerang Gemilang/atau pun berakhlakul Karimah kalau perjudian Togel apa sejenis nya masih bebas dan beroprasi.

. Untuk memberantas judi togel yang dianggap sudah meresahkan masyarakat perlu aparat serius dan tegas dalam menangani hal ini, "Tegasnya.

Dirinya menjelaskan, bahwa imbas dari perjudian togel dapat merusak generasi muda. Selain itu, perjudian togel ini bahkan dapat terlihat jelas oleh anak-anak yang merupakan generasi masa depan dan penerus Bangsa.

Ia Bahkan meminta Mabes Polri untuk menyikapi dan sesegera mungkin menindak tegas  jajarannya yang melanggar  dengan bekerjasama membekengi para bandar – bandar ini.

Baca Juga  H Turidi Susanto Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Menggelar Buka Bersama Dan Konsolidasi Tim Pemenangan Partai Gerindra
"Ini sudah merusak generasi. Tidak boleh ada pembiaran judi togel di Tangerang Raya dari aparat kepolisian, Kapolri Sigit Prabowo harus berantas para mafia judi ini, "  pungkasnya.


 
Saat di konfirmasi dan di temui di salah satu Warga Desa Seorang ibu Rumah tangga,sebut aja ibu Romlah,mengatakan,Ya pak,gimana ini judi lagi judi lagi,saya kesel dengan suami saya yang ga pulang pulang,belum anak saya ada 5,buat sekolah dan makan sampai di kasih sama tetangga,apa ga Gedeg,kalau gara gara korban judi anak anak terlantar begini,saya memohon ke pakPolisi jangan diem aja,BPK kan yang bisa nangkap,jangan makan gaji buta,bapak mah seneng seneng kita masyarakat kecil sengsara,lirih si ibu.

( SYM )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.