Recent Posts

Walikota Jakbar Harus Bertindak ada Oknum LMK, Menstop Penyemprotan Disinfektan di Semanan

Bunda Tyas satgasus Brigade 08 Kapospol, Binmas, Babinsa dan Satpol PP Kelurahan Semanan dalam melerai oknum LMK yang menstop menyemprot Disinfektan.


News Investigasi.com,Jakarta--

Wabah Virus Corona atau Covid-19 yang sudah sangat mengkwatirkan dan membahayakan bagi kelangsungan hidup manusia .

Dan sudah ribuan manusia yang menjadi korban atas keganasan Virus Corona atau Covit-19 tersebut.

Pencegahan demi pencegahan dilakukan oleh semua unsur pihak dari pemerintah,TNI,Polri hingga insur lain nya agar Virus tersebut tidak menyebar.

Sungah sangat ironis penyemprotan disinfektan yang dilakukan di wilayah RT 01/04 Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Penasehat Satgassus Brigade 08 Bunda Tyas Wulandari merasa kecewa dengan tindakan arogan oknum LMK setempat.

Bunda Tyas mengatakan, dalam penyemprotan tersebut sedikit ada kendala, yang dilakukan oknum LMK yang secara arogan mencegah kegiatan sosial penyemprotan disinfektan yang dilakukan Satgassus Brigade 08 di wilayah Alas Tua Semanan.

"Anggota Satgassus sempat tersinggung dengan kelakuan oknum LMK tersebut, dimana sekarang masyarakat sangat membutuhkan penyemprotan namun di hentikan," kata Bunda Tyas saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2020).

Bunda Tyas sangat menyayangkan dengan perlakuan oknum LMK tersebut, dimana warga saat ini lagi membutuhkan bantuan sosial penyemprotan agar wilayahnya aman dari virus Corona malah di hentikan begitu saja.

"Oknum LMK tersebut bilang karena tidak ada koordinasi dengan dirinya, padahal kita sudah koordinasi dengan pihak kelurahan dan kepolisian," jelas Bunda Tyas.

Bunda Tyas juga menjelaskan, kegaduhan tersebut sempat di redam oleh Kapospol, Binmas, Babinsa dan Satpol PP Kelurahan Semanan, agar tidak menjadi konflik yang berkepanjangan.

"Beruntung ada unsur Tiga Pilar Semanan, jadi semua persoalan bisa di redam," ucapnya.

Dirinya berharap kepada Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi untuk mencopot jabatan oknum tersebut sebagai LMK di wilayah Semanan, karena tindakan arogannya tidak mencerminkan tokoh di wilayah.

"Saya berharap Walikota segera melakukan pencopotan kepada oknum LMK tersebut, karena sering membuat resah (kegaduhan)," pungkasnya.

( AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.