Recent Posts

Abdul Karim Yunus.S.Sos : Cegah Penularan CcOVID-19, Masyarakat Diimbau Pakai Masker

Abdul Karim Yunus.S.Sos ( Sekcam Kalideres Jakarta Barat )

News Investigasi.com,Jakarta---


Wabah Virus Corona atau Covid-19 yang sangat menakutkan dan sudah mengkwatirkan diberbagi Negara.

Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 ini tidak tanggung-tanggung sudah memakan korbam jiwa ribuan yang tersebar di beberapa Negara.

Di negara indonesia yang kita cintai juga wabah Virus tersebut sudah sangat luar biasa dengan Jumlah pasien positif terinfeksi COVID-19 hingga 5 April 2020 sebanyak 2.273 kasus, dengan jumlah kematian 198 dan yang dinyatakan sembuh sebanyak 164 orang. Saat ini masyarakat pun diimbau untuk mengenakan masker.

Dari musibah tersebut berbagi cara telah diperbuat oleh instansi pemerintah,TNI dan Polri, untuk menekan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 tersebut.

Sekcam Kalideres Jakarta Barat Bapak Abdul Karim Yunus.S.Sos beliau sangat prihatin terhadap musibah yang dialami Rakyat Indonsia yang telah terkena Virus Corona atau Covid-19 ini.Selasa (7/04/2020).

Artinya, sambung Karim, tingkat kematian COVID-19 Indonesia tergolong sangat tinggi yakni 8,7 persen, jauh di atas angka kematian global (per 5 April 2020, 5,3 persen) dan tertinggi di kawasan.

Sebagai perbandingan, tingkat kematian COVID-19 Filipina 4,5 persen dan Malaysia 1,6 persen, meski kedua negara mencatat jumlah kasus lebih banyak dari Indonesia, di atas angka 3.000.⁣
Karim pun menyebut, bahwa korban di kalangan medis, yang tentunya menjadi ujung tombak penanganan COVID-19, juga terus bertambah. Hingga hari ini.
Melihat kondisi ini kata Karim, Pemerintah mengaku prihatin dengan kabar tersebut dan telah berupaya mendistribusikan alat pelindung diri bagi para dokter dan tenaga medis.

"Kami prihatin bahwa ada petugas medis, petugas kesehatan yang tertular," kata Karim.⁣
Dalam kondiai setuasi ini Karim mengimbau masyarakat menggunakan masker, menjaga jarak sosial, dan mengurungkan niat untuk keluar rumah termasuk mudik mengingat penularan COVID-19 terus mengalami kenaikan.⁣
"Lebih baik berada di rumah. Tunda rencana meninggalkan rumah," ujar Karim, yang juga mengenakan masker oranye. Karena di luar kata dia masih terjadi penularan, masih ada kasus positif tanpa gejala.
Di Jakarta, Gubernur Anies Rasyid Baswedan memerintahkan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, PT MRT, dan PT LRT Jakarta membuat kebijakan bagi semua penumpang untuk menggunakan masker. Bila tak menggunakan masker, penumpang tidak diizinkan naik kendaraan umum.⁣
Anies juga memerintahkan untuk menyosialisasikan penggunaan masker secara masif sebelum aturan itu diberlakukan 12 April 2020.Ujarnya Karim.


(AS)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.