Recent Posts

POLISI Menjamin Pemudik Tidak Akan Lolos Lewat Tangerang dan Tangsel


Polres Tangsel memastikan penyekatan mudik di wilayahnya dan Tangerang, dilakukan berlapis. Polisi menjamin tak akan ada pemudik yang lolos lewat Tangsel.


JAKARTA, News Investigasi.com--

Kepolisian menjamin tidak akan ada calon pemudik yang dapat lolos dari di wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel). Pasalnya, pos penyekatan dibuat berlapis.

Polisi sendiri telah membangun empat pos penyekatan larangan mudik di wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan. Di antaranya yakni di Jatiuwung, Gerbang Tol Bitung, Pos Bitung dan Cikupa.

"Pos pengamanan berlapis. Di sana (Cikupa dan Gerbang Tol Bitung) akan diperiksa lagi. Di sini juga periksa yang lolos dari pemeriksaan Jatiuwung," ungkap Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, AKP Bayu Marfiando di Pos Penyekatan Bitung, Sabtu (8/5).

Selain itu, menurut Bayu, pemudik yang berniat mudik ke Sumatera dan lolos dari pemeriksaan di pos-pos penyekatan juga akan putar balik dengan sendirinya. Sebab, selama periode larangan mudik, Pelabuhan Merak tidak beroperasi.

"Ini satu dari sekian banyak yang kesaring. Mentok-mentoknya kalau mau ke Sumatera enggak ada kapal juga kok," ujarnya.

Bayu mengatakan, sejak semalam pihaknya sudah memutarbalikan 15 kendaraan bermotor. Beberapa dari 15 pengendara itumengaku berniat mudik. Sisanya, ada yang berdalih berangkat kerja.

"Karena memang ada indikasi mudik, rata-rata kendaraan pribadi, tujuannya ada yang mau ke Rangkasbitung, ada yang mau ke Merak," jelas Bayu.

"Intinya mereka setelah kita tanyakan tidak bisa menunjukkan syarat-syarat bepergian, SIKM, segala macam, akhirnya kita putarbalikan," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Bayu juga mengamini bahwa pemeriksaan di pos penyekatan menimbulkan kemacetan lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Pantura. Ia berharap dengan kemacetan ini justru masyarakat berpikir ulang untuk mudik.

"Harapan kita dengan pengecekan ini masyarakat juga jadi jera untuk mudik. Yang pasti semakin macet, semakin ketat pengecekannya. Enggak bisa lolos," tegas dia.

Kendati begitu, menurut Bayu, pihaknya juga telah mengevaluasi operasi dari semalam yang menimbulkan kemacetan itu. Oleh karena itu, pihaknya menambah petugas yang berjaga di pos tersebut.

"Evaluasi sejauh ini kita masih perbanyak perkuat anggota, pertebal anggota. Salah satunya dampak macet, semakin banyak anggota yang ngecek akan semakin mempercepat proses pemeriksaan," tuturnya.

(Syam )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.