Recent Posts

Asmat Tidak Terima Kartu Keluarga ( KK ) Dipetel Buat Kepentingan Pemilihan Ketua RW 03 Pegadungan

Bapak Asmat, Ibu Marwati dan anaknya Novi Amalia.

Www.News Investigasi.com, Jakarta--

Warga masyarakat RT 002 RW 03 Kelurahan Pegadungan Kecamatan Kalideres Jakarta Barat dirugikan oleh salah satu oknum yang tidak bertanggung jawab yang telah melakukan Pemetelan Kartu Keluarga tampa Seizin Kepala Keluarga.

Kejadian tersebut dialami oleh Keluarga Asmat di Pinggir Rawa Jalan 20 Desember di RT 002 RW 03 Keluarahan Pegadungan Kecamatan Kalideres Jakarta Barat.

Media News Investigasi.com, mendapat laporan dari tokoh masyarakat RW 03 langsung kediaman Bapak Asmat dan meminta Kompirmasi atas Kejadian tersebut bisa terjdi.Selasa ( 22-12-2021).

Asmat mengatakan kepada awak Media, Berawal dari ada salah satu tim sukses Pemilihan Ketua RW 03 meminta Kartu Keluarga ( KK ) sama saya guna untuk pendataan DPT Pemilihan Ketua RW tersebut.Selasa (21-12-2021).

Setelah saya kasih Kartu Keluarga ( KK ) tersebut oleh tim sukses tersebut, tidak lama tim suksus tersebut malah memberikan Kartu Keluarga ( KK ) baru atas nama Novi Amalia.

Dengan adanya Kartu Keluarga ( KK ) atas nama Novi Amalia saya langsung menemui Ketua RT 002 kenapa ada  keluarkan Kartu Keluarga (KK) tersebut tampa seizin saya.Sedangkan anak saya masih Kuliah belum kerja dan belum berumah tanggah.

" Ketua RT 002 beliau mengatakan katanya tidak mengetahui adanya Kartu Keluarga ( KK ) tersebut?..terus saya mengatakan, lah Ko bisa tidak tau!..kan ente sebagai Ketua RT dan Kartu Keluarga ini kan dicetaknya dari Kelurahan berati ada yang membuatkan disana.

Dan juga disaat saya bicara begitu sama Ketua RT 002 disitu juga ada Ustd.Moh.Asnuwar LMK RW 03 yang waktu itu telah terpilih sebagai LMK 03 beliau juga mengatakan, Iya itu tidak apa-apa.

Selang beberapa hari pada waktu sorenya sebelum besoknya ada Undangan dari Panitia Pemilihan dari Ketua RT 02 sebagai pemilihan Pemungutan Suara Ketua RW 03.


Mendapatkan dan peristiwa tersebut saya, anak saya dan Keluarga saya dirugikan oleh adanya Kartu Keluarga ( KK ) tersebut. Karna kedepannya bisa bermasalah dengan anak saya kedepannya.

Dari itu saya tidak terima kalau Kartu Keluarga ( KK ) anak saya di petel atau dikeluarkan dari Kartu Keluarga saya tampa seizin saya.

Asmat mengatakan dalam kejadian tersebut saya memohon kepada Pihak yang terkait agar dapat bertangung jawab atas perbuatannya yang telah membuat Kartu Keluarga ( KK ) yang tampah seizin saya selaku kepala Keluarga.Ujarnya.

(AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.